Tampilkan postingan dengan label Peluang Usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peluang Usaha. Tampilkan semua postingan

Menaikkan Ranking Website dengan Jasa PBN

Orang yang memiliki website, tentu saja ingin agar websitenya ramai dengan traffic dan muncul di peringkat awal (tak melulu harus nomor 1) di halaman pencarian Google. Contoh, website ini dulu sempat nangkring di peringkat pertama dengan kata kunci "cara menggadaikan barang di pegadaian".

Dari sekian banyak cara untuk meningkatkan ranking website kita di halaman pencarian dari mesin pencari raksasa seperti Google, ada 1 cara yang lumayan signifikan yakni dengan memperbanyak backlink.

people work together

Apa itu Backlink?


Secara sederhana, backlink adalah sebuah hyperlink dari website lain yang URL-nya mengarah ke website kita. Contohnya, misal saya punya 2 buah website. Situs A dan situs B. Keduanya masing-masing punya artikel dengan topik bisnis, misalkan di situs A berjudul "10 Macam Bisnis Rumahan Modal Kecil". Di situs B, alias situs utama, saya punya artikel "Bisnis Frozen Food, Usaha Rumahan yang Menggiurkan".

Dari situs A, saya cantumkan "Bisnis Frozen Food" menjadi salah satu bisnis rumahan yang modalnya kecil. Linknya saya arahkan ke situs B, khusus artikel di atas tadi. Akibatnya, situs B mendapatkan backlink dari situs A.

Apa Efek Backlink terhadap Ranking Website Kita?


Secara umum, sebuah backlink yang berkualitas akan membuat website kita menjadi lebih terpercaya dan disenangi oleh mesin pencari. Bayangkan backlink sebagai rekomendasi dari orang-orang yang sudah lebih dulu kita percaya, semisal teman akrab atau bahkan anggota keluarga. Sudah pasti, sebuah rekomendasi yang berharga lebih baik daripada berita tak jelas di YouTube dengan pengisi suara Mbak-mbak Google Maps.

Tentu saja semua definisi di atas adalah menurut saya pribadi ya, jadi memang bukan "resmi" dan terkesan tidak umum. Ini supaya lebih enak dibaca aja.

Cara Mendapatkan Backlink Berkualitas


Seringkali kita melihat sebuah rumah makan yang sebenarnya dari rasa makanannya tidak terlalu spesial, tapi di sudut tertentu di dinding, memajang foto-foto owner rumah makan dengan banyak sekali orang terkenal dan "penting". Ini seolah-olah bilang, "Nih loh, rumah makan gw didatengin sama Barrack Obama. Keren, kan?"

Berbeda jika yang dipajang adalah foto owner bersama artis yang baru main FTV 2 kali. Tentu tingkat kepercayaan kita akan berbeda dengan Barrack Obama tadi.

Dengan kata lain, profil orang yang berfoto bersama pemilik rumah makan mengambil peran penting dengan tingkat kebonafidan yang dirasa pengunjung lainnya.

Di dunia SEO, profil tadi diwujudkan dalam beberapa parameter website berupa Domain Authority, Domain Rating, Trust Flow / Citation Flow.

DA? DR? TF/CF? Makanan apa lagi itu?

Intinya jangan ambil pusing dengan istilah di atas. Semua itu hanya sekadar tool dari Moz, Ahrefs, atau Majestic. Anggap saja itu semacam sertifikasi kemampuan bahasa inggris seperti TOEFL, TOEIC, IELTS, dan lain sebagainya yang dikeluarkan oleh instansi yang berbeda.

Intinya, semakin tinggi skornya, semakin pinandita kamu dalam berbahasa Inggris. Walaupun orang Inggris sendiri jarang juga yang ambil tes semacam itu, dan tetep jago ngomong.

Dengan kata lain, skor DA atau DR atau TF/CF yang baik, belum tentu menunjukkan profil website yang bagus. Kenapa? Karena skor-skor DA atau DR itu ternyata bisa dimanipulasi.

Terus, gimana dong?

Untuk lebih memahami tentang profil website yang memberikan kamu backlink, kita analogikan dengan jasa endorse artis-artis di Instagram atau sosial media lainnya. Bayangkan seorang artis terkenal yang tiap mendapat tawaran endorse, langsung diterima.

Akibatnya apa?

Di iklan sosis, dia juga. Di iklan minyak angin, dia lagi. Bahkan di produk yang kelasnya C semacam pemutih wajah instan atau pelangsing badan, dia juga yang jadi bintang iklannya. Selain bikin bosen, profil si artis ini sudah nggak bagus lagi untuk mengendorse produk. Terlalu banyak dipakai. Terlihat tidak spesial lagi.

Di situlah, walaupun profil artis ini terlihat bagus, tapi karena produk yang di-endorse sudah terlampau banyak, si artis sudah sulit menaikkan rating produk yang di-endorse-nya.

Dengan analogi yang mirip, profil artis ibarat situs dengan DA / DR yang tinggi, tapi karena sudah kebanyakan Outbond Link (kebanyakan backlink ke luar), jadi kualitas backlink-nya sudah tidak bagus lagi.

Menggunakan Jasa Private Blog Network (PBN)


Hal dasar yang perlu kamu ketahui, backlink yang bagus itu tidak ada yang gratis. Kalaupun ada, biasanya sudah menjadi target dari para pemburu backlink. Karena sudah tidak lagi istimewa, akibatnya kualitas backlink-nya juga jadi biasa-biasa saja.

Masalahnya kalau disederhanakan kira-kira seperti ini
  • Kompetitor kamu juga memburu backlink
  • Terlalu banyak hal teknis yang perlu dipelajari dan dikerjakan manual.
  • Membuat banyak website dan membuat jaringan untuk backlink ke website utama membutuhkan banyak waktu dan pikiran.
Dari masalah-masalah di atas, maka dari itu bermunculan jasa PBN untuk menaikkan rangking website kamu.

Duh, PBN? Apaan lagi tuh?

Kamu bisa bayangkan Private Blog Network sebagai kumpulan website dengan kualitas DA / DR yang bagus. Puluhan website ini memang sengaja dibuat dengan fungsi sebagai pendukung untuk menaikkan ranking dari website utama, yaitu dengan menanam backlink.

Tapi penyedia jasa PBN yang bermutu pun mesti dipertimbangkan. Ingat bahwa skor DA dan DR itu, bisa dimanipulasi. Sehingga penyedia jasa PBN yang dipercaya memang jarang.

Untuk kamu yang sedang mencari jasa PBN yang sudah terbukti mantap, bisa menggunakan PushRank.id. PushRank.id ini dibuat oleh Ibrahim Vatih dan Arrazi Ibrahim, sudah pasti gak bakal mengecewakan.

jasa pbn profesional


Silakan gunakan kode kupon PRABOWO untuk mendapatkan potongan harga yang lumayan.

Bisnis Frozen Food, Usaha Rumahan yang Menggiurkan

Bisnis frozen food adalah salah satu bisnis yang sedang marak dan trending. Ini adalah bisnis rumahan yang mudah dan relatif tidak bermodal besar. Kali ini kami akan bercerita tentang bisnis frozen food yang dijalankan istri saya, kira-kira sejak akhir November 2019 silam. Semoga dengan adanya tulisan ini, bisa menjadikan inspirasi untuk para pembaca dalam memulai bisnis frozen food di rumah. Jika teman-teman pembaca ingin bertanya, silakan memberi komentar di bagian akhir tulisan ini.

Bisnis Pakaian yang Jatuh Bangun


Semula, istri saya berjualan pakaian namun hanya sebagai reseller saja. Bisnis pakaian yang digeluti pun sudah terlampau lama, dan relatif stagnan. Ini menjadi evaluasi kami bersama. Menurut kami, banyak hal yang menjadi penyebab mengapa bisnis pakaian yang kami rintis ini mentok.

Pertama, sistem reseller yang kurang efektif. Flownya kira-kira begini. Agen di Depok (tempat kami mengambil pakaian) mengupdate stok pakaian harian. Namun stok ini sifatnya tidak selalu up to date. Jika ada transaksi dari reseller, maka kami harus menanyakan lagi apakah item yang hendak dipesan statusnya tersedia. Ini makan waktu dan sangat rentan dengan miskomunikasi. Apalagi stok bakal diperebutkan oleh reseller lain di bawah keagenan yang sama. Mata rantai yang terlalu panjang.

Bisa diakali dengan cara membeli dengan kuantitas besar, lalu disimpan di rumah. Tapi cara ini kan butuh modal yang banyak, apalagi harus punya pengalaman melihat tren pasar. Tidak setiap hari orang membeli baju. Mungkin ada momen-momen tertentu permintaan di pasar ramai, seperti bulan puasa mendekati lebaran seperti ini.

Kedua, kompetisi yang kurang sehat. Ada banyak reseller atau agen yang juga bermain di marketplace, sehingga harga reseller akan tertekan. Apalagi agen (sebagai sistem kapitalisme) bisa bermain stok. Sangat mudah bagi pemodal besar untuk menguasai pasar, sedangkan reseller di level akar rumput hanya mendapatkan remah-remah roti sisa di pinggir meja. Sempet berpikir untuk mendaftar menjadi agen dan menguasai pemasaran level domestik / propinsi. Tapi kembali lagi masalahnya di permodalan dan keluangan waktu.

Setelah mempertimbangkan banyak hal, kami yakin untuk pivot usaha. Sepertinya model bisnis reseller seperti ini akan punya jalan yang panjang. Dan memang issue di grup reseller (sampai tulisan ini dibuat, istri masih masuk dalam grup WA reseller) masih mirip-mirip. Sebagai pelengkap, istri saya juga pernah berjualan mainan anak dan mengalami sebuah modus penipuan. Semoga Anda juga tidak termasuk korban ya... 

Memulai Bisnis Frozen Food


Semua berawal dari masakan istri yang (menurut ane sebagai suami) enak (pake banget). Terutama risoles dengan isian rogout ayam. Dimulailah eksperimen istri dengan mencoba-coba resep dan dipadukan dengan improvisasi usaha ala kadarnya. Kami memulai dengan langkah awal yang sangat sederhana. Ketika sudah mulai percaya diri dengan produk hasil percobaan berkali-kali, akhirnya iklan di marketplace Facebook pun dibuat. Iklan hanya berkutat di marketplace Facebook dan status WhatsApp, jadi memang hanya untuk testing pasar semata-mata.

Alhamdulillah, order mulai datang walau belum banyak. Skema iklannya termasuk promo adalah sebagai berikut.
  • Gratis ongkos kirim untuk wilayah Cipondoh dan sekitarnya.
  • Diskon ongkos kirim sebesar Rp 5ribu untuk area selain itu.
  • Harga per pack isi 6 pcs adalah sebesar Rp 20ribu.
Sebagai gambaran saja, saat itu kami hanya memiliki alat yang seadanya. Alat-alat untuk membuat risol di masa-masa awal berbisnis (kurang lebih akhir bulan November 2019) adalah sebagai berikut.
  • Wajan teflon terbalik. Harganya kalau tidak salah Rp 120ribu. Belakangan, istri beli lagi item yang sama untuk mempercepat proses produksi di harga Rp 70ribuan saja. Digunakan untuk membuat kulit risoles. Proses membuat kulit ini (menurut istri) memang lumayan lama. Perlu percobaan puluhan / ratusan kali untuk mendapatkan tekstur, ketebalan, dan rasa yang diinginkan.
  • Pisau dan talenan untuk memotong isian berupa kentang dan wortel. Termasuk panci dan wajan untuk menggoreng.
  • Box plastik (microwave ready) dengan harga per box kurang lebih Rp 1.100 per pcs.
  • Freezer kulkas dengan kapasitas 12 pack per minggu.
Karena kapasitas lemari pendingin yang sangat terbatas, kami memutuskan untuk menutup PO bila memang order sudah kebanyakan, atau menawarkan ke calon pembeli untuk order di pekan depan atau hari yang berbeda. Jadwal iklan dibuat di hari Senin sampai Jumat siang. Setelah itu, proses produksi dimulai. Jumat dibuat, Sabtu diantar. Sabtu dibuat, Minggu diantar. Demikian terus setiap pekan. Satu hal yang berbeda sebagai bagian dari promosi bisnis frozen food ini adalah kami menawarkan versi goreng (matang) harga sama. Jadi saat saya antar, kondisi risol masih hangat.

risoles dapur azarine
Promosi Dapur Azarine versi awal berbisnis


Alhamdulillah respon market positif, walaupun dalam seminggu jumlah order turun naik. Prinsip kami, order 1 pack pun harus diterima sebagai rejeki. Diantar sambil berdzikir sepanjang jalan, apalagi pas hujan.

Lambat laun, kami menyadari bahwa skema di atas perlu ada perubahan. Yang kami sadari setelah awal mula berjualan seperti di atas adalah beberapa hal seperti berikut ini.
  • Area antar seharusnya bukan kecamatan tempat kami tinggal, tapi ditentukan dari jarak antar. Karena ada juga daerah antar yang masih masuk wilayah kecamatan, tapi posisinya lumayan jauh dan makan waktu.
  • Diskon ongkos kirim masih tetap, ditambah dengan tambahan "Free ongkos kirim untuk order minimal sekian pack".
  • Penambahan varian baru: martabak telur mini. Pada awal rilis produk ini, kami masih menggunakan kulit yang sama, tapi pada akhirnya menyerah juga dan menggunakan kulit martabak merek F*nna. Karakter kulit risol dan martabak memang berbeda.
  • Peniadaan promo "versi goreng / matang harga sama". Ini selain memakan waktu juga secara cost lumayan besar karena butuh minyak goreng, gas, dan lain-lain.
  • Penambahan lapisan plastik agar risoles tidak melekat saat dikeluarkan dari freezer.
  • Dan masih banyak perbaikan lainnya yang kami rasa perlu untuk pengembangan bisnis frozen food ini.
Di awal-awal bisnis frozen food ini, saya dan istri bukannya tak menemui halangan dan kegelisahan. Tentu banyak sekali suka duka saat berjualan, termasuk adanya komplain dari pembeli. Semua kami coba hadapi dengan sabar, sebagai salah satu syarat untuk tetap maju. Satu per satu, dengan tetap berdoa dan berharap pada Yang Maha Kuasa, masalah di bisnis frozen food bisa teratasi. Kami juga berterima kasih pada segenap keluarga dan orang-orang terdekat untuk dukungan dan bantuan doa.

Membeli Chest Freezer untuk Bisnis Frozen Food


Melihat geliat permintaan yang sudah tidak bisa diakomodir dengan hanya freezer kulkas isi 12 pack, saya dan istri mencoba peruntungan dengan memutuskan untuk membeli chest freezer atau yang lebih dikenal dengan freezer saja. Harganya waktu itu adalah Rp 2,2 juta dengan merek RSA dan kapasitas 220 liter.

Di titik ini kami sudah harus memikirkan metode beriklan yang lebih masif dengan mengharapkan lebih banyak pembeli. Pada awalnya sempat terpikir untuk membeli chest freezer dengan kapasitas yang lebih kecil. Namun melihat selisih harga yang tak jauh berbeda, dan proyeksi bisnis frozen food ini ke depan, kami mengambil resiko dengan membeli chest freezer yang lebih mahal.

chest freezer untuk bisnis frozen food
Chest Freezer buka bungkus


Saat ini, chest freezer kami isi bukan hanya dengan produk frozen food saja. Tapi juga bahan baku lain seperti daging dan kulit martabak telur. Kami menilai bahwa keputusan kami untuk membeli chest freezer adalah keputusan yang tepat.

Alhamdulillah, dengan kapasitas volume 220 liter, freezer bisa cukup menampung kira-kira 102 pack produk. Kami menggunakan box dengan ukuran 750 mL dan 1000 mL, tergantung jenis produknya (risoles atau martabak telur mini / beef curry pastel). Kami berusaha untuk tidak membuat terlalu banyak risoles sampai freezer penuh, karena selain sulit untuk dipindahkan, juga karena menyiasati jumlah order yang tak pasti setiap pekannya.

Salah satu hal yang kami takutkan ketika chest freezer sudah dipasang ada 2 hal: mati listrik (alhamdulillah selama ini jarang sekali terjadi), dan banjir. Untuk masalah pertama memang belum ada solusi yang pas. Namun untuk banjir, saya membuat alas dari kayu yang ada rodanya supaya jika terjadi banjir dan air masuk ke dalam rumah, minimal chest freezer masih tetap terus menyala. Gambar alas freezer dari kayu yang saya buat kira-kira seperti ini.


Tambahan biaya listrik kami per bulan kira-kira 150-200 ribu dengan adanya freezer. Perhitungan biaya listriknya adalah dengan mengalikan daya yang digunakan dikali 24 jam sehari dikali 30 hari sebulan.

Mulai Menggunakan FaceBook Ads untuk Promosi Bisnis


Perubahan masif lainnya yang kami lakukan sejak membeli chest freezer adalah menggunakan Facebook Ads untuk meningkatkan penjualan. Pada awalnya kami hanya menggunakan budget yang minim dengan alasan untuk belajar saja dulu. Kami memulai di awal bulan Februari (beberapa hari setelah chest freezer dibeli), dengan masa tayang iklan 3 hari dan batas maksimal biaya iklan adalah sebesar Rp 45ribu. Target kami dengan iklan ini adalah order sejumlah 6 pack.

Alhamdulillah dengan menggunakan FaceBook Ads order bertambah dengan lumayan signifikan. Ditambah istri bisa mencicil membuat produk per hari kira-kira 12-18 pack, walau tidak setiap hari. Kami selingi dengan istirahat, karena terus terang saya masih bekerja sebagai karyawan perusahaan swasta sehingga belum bisa membantu maksimal kecuali akhir pekan.

beef curry pastel
Varian produk terbaru, beef curry pastel

kulit risol untuk bisnis frozen food
Perbandingan kulit risol yang berhasil dan gagal

logo dapur azarine
Logo Dapur Azarine, dibuat sederhana dengan Canva

packaging produk frozen food
Packaging versi awal (mulai menggunakan kotak plastik food grade)

Packaging risol di awal bisnis (masih menggunakan mika karena diantar sendiri)

varian produk frozen food Dapur Azarine
Varian produk frozen food Dapur Azarine

Untuk saat ini, anggaran Facebook Ads untuk usaha ini sudah di titik Rp 130ribu (maksimal) per 7-8 hari. Tergolong minim sih namun alhamdulillah efeknya lumayan. Kami belum bermain di level Ads Manager karena selain butuh waktu untuk mempelajarinya, kami masih fokus di perbaikan mutu produk dan hal lainnya.

Kami juga membuat lokasi toko di Google Maps namun hingga saat ini kartu pos untuk verifikasi belum juga tiba. Alamat usaha kami bisa dicari di Google Maps dengan kata kunci "Dapur Azarine" atau kunjungi link berikut ini: https://goo.gl/maps/NeRv7SamfSyyQVvF8 

Saat ini format iklan / promosi adalah sebagai berikut: 
  • Area antar meluas menjadi Jadetabek (Bogor belum berani antar).
  • Minimum order 6 pack, maka gratis ongkos kirim dengan menggunakan layanan pengantaran Pa*el. Atau, diskon sebesar Rp 15ribu bila menggunakan layanan ojek delivery "same day".
  • Diskon ongkos kirim Rp 5ribu untuk area antar kurang dari 5 kilometer. 
Kami rasa format di atas lebih sederhana dan relatif fair. Mungkin akan berubah ketika keadaan pasar berubah.

Kendala Bisnis Frozen Food


Alhamdulillah untuk pembuatan produk dan lain-lain, walau butuh perjuangan ekstra keras (dari istri, ane sih nggak ngapa-ngapain), relatif lancar. Kendala yang kami rasakan adalah yang terkait dengan ketergantungan kami pada layanan antar, dan vendor penyedia bahan baku.

Untuk kendala di Layanan Antar, sudah beberapa kali paket gagal sampai ke alamat tujuan dengan alasan yang beraneka ragam. Pernah pula pelanggan kecewa karena ketika sampai, paket rusak. Sepertinya karena tertindih di freezer milik vendor. Pernah pula tiba-tiba dikontak oleh layanan antar karena ternyata alamat tujuan tidak termasuk dalam wilayah pengantaran. Padahal lokasi / pin point sudah masuk dalam sistem, dan paket sudah sampai di titik terjauh / hub. Akibatnya, kami harus menyusul paket di daerah Serang dan mengantarkan sendiri ke alamat tujuan.

Untuk vendor, kami sempat beberapa kali dikirimi bahan baku yang tidak sesuai dengan harapan. Kami rasa problem dengan pihak ketiga ini memang di semua jenis usaha, pasti ada saja. Karena memang tidak termasuk dalam hal-hal yang kita bisa perhitungkan. Ke depannya kami berharap semoga ada vendor atau alternatif penyedia jasa lain yang lebih baik.


Langkah Usaha Frozen Food selanjutnya


Ada banyak sekali langkah usaha ke depan namun kami pikir itu akan menjadi tulisan berbeda. Beberapa di antaranya adalah izin usaha, label produk yang terkesan lebih premium, variasi produk (dengan membeli alat lain semacam food processor), berjualan d marketplace berbeda seperti Toped atau Gr*bFood, memverifikasi Google Business, membuat landing page, hingga merekrut karyawan baru untuk membantu pengerjaan.

Banyak pula yang bertanya untuk menjadi reseller, namun karena masih banyaknya keterbatasan, kami belum berani untuk menjanjikan apapun. Hanya saja, untuk order dengan kuantitas yang besar, kami bisa memberikan diskon dengan presentase lebih besar.

Akhir kata, semoga tulisan yang acak-acakan ini bisa memberikan inspirasi untuk para pembaca sekalian untuk memulai usaha sejenis. Mohon maaf bila banyak kekurangan dalam penulisan artikel ini. Jika ada pertanyaan, silakan kirim melalui form komentar di bagian bawah.

Bisnis Pulsa Lebih Menguntungkan dengan FixPay

Bisnis produk digital semakin menjadi tren karena meningkatnya penggunaan mobile phone sebagai alat untuk melakukan pembayaran. Salah satu produk digital yang masih menarik untuk dibahas adalah pulsa dan paket data dari provider telekomunikasi. Beragamnya kebutuhan dan karakteristik pengguna membuat provider menyediakan berbagai macam "kemasan" penjualan. Mulai dari kuota based, hingga paket data unlimited kelas corporate. Mulai dari yang memiliki rentang waktu harian, hingga khusus dipakai pada jam tertentu. Kebutuhan dan keinginan pelanggan untuk selalu bisa terhubung ke internet, untuk berkomunikasi, yang semakin besar inilah, yang membuat bidang usaha ini kian "seksi".


Peluang tersebut dilirik oleh PT Insan Hijrah Indonesia, yang mengembangkan sebuah platform pembayaran elektronik dengan nama FixPay. Muncul sebagai pemain baru di dunia pembayaran elektronik, produk digital yang disediakan FixPay lumayan lengkap. FixPay tak hanya menyediakan paket data dan pulsa, namun juga berbagai macam produk digital lainnya seperti voucher game, kredit ke iTunes Store, pembayaran listrik, telpon, PDAM, iuran BPJS Kesehatan, dan masih banyak yang lainnya.

FixPay menjanjikan harga paling kompetitif

Salah satu keistimewaan FixPay adalah harga yang hampir dipastikan lebih terjangkau, bahkan jika dibandingkan dengan marketplace ternama dan sudah terkenal lebih dulu (sebagai pemain besar). Ini dimungkinkan karena teknologi di belakang FixPay yang mendapatkan channel dari banyak sekali supplier. Harga "modal" yang rendah dan margin yang kecil, membuat FixPay yakin bersaing dengan rasa percaya diri.

Program Kemitraan dari FixPay

Masih terkait dengan harga "modal" yang rendah, FixPay juga memungkinkan "mitra" (sebutan buat agen FixPay) mendapatkan margin keuntungan yang lebih besar. Bisnis dapat dijalankan tanpa harus melakukan konfigurasi dan memiliki server sendiri. Cukup dengan 1 aplikasi saja, mitra dapat dengan fleksibel menentukan margin atau keuntungan untuk masing-masing produk. Sebuah cara berbisnis yang sederhana dan "langsung jalan".

Cara Menggunakan FixPay

Kita dapat menginstall aplikasi FixPay dari Google Play Store. Setelah terinstall, lakukan registrasi dengan memasukkan nama dan nomor handphone yang masih aktif. Kode verifikasi akan dikirimkan melalui SMS, untuk dimasukkan ketika proses registrasi. Untuk mulai melakukan pembelian produk yang ditawarkan di FixPay, pengguna diharuskan melakukan top up terlebih dahulu. Transfer dengan nominal sesuai nominal top up ditambah dengan kode unik, maka saldo di FixPay akan bertambah secara otomatis. Kini Anda siap bertransaksi.

screenshot aplikasi FixPay
Tampilan aplikasi FixPay


Dukungan Customer Service 24 Jam

Customer Service FixPay siap melayani setiap keluhan dan pertanyaan selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu. FixPay menjamin sebuah sistem yang dapat dipercaya oleh seluruh pelanggan, aman digunakan, dan terjamin. Semua kepraktisan, kemudahan, dan fleksibilitas dari FixPay, tersedia setiap waktu.

Host to Host Server, Server Anda Sendiri

FixPay juga menyediakan sebuah layanan baru, di mana Anda yang ingin memiliki server atau aplikasi sendiri, dapat berjualan dengan memanfaatkan API yang disediakan oleh FixPay. Dengan metode ini, Anda dapat mengembangkan sistem pembayaran elektronik versi Anda sendiri. Tentunya masih dengan harga terbaik dan dengan dukungan dari multiple supplier, Anda siap untuk menjalankan kerajaan bisnis Anda.

Bisnis Parfum Impor Beromset Puluhan Juta

Kata Rasul, kita mesti bergaul dengan pedagang minyak wangi, dengan harapan kalaupun nggak beli ya minimal kecipratan wanginya. Berikut salah satu kisah inspiratif dari seorang teman saya, Anggi Pristawan alias Apriez, yang sukses dengan bisnis parfum impor original dengan harga yang dijamin lebih murah daripada di pusat perbelanjaan. Apriez juga sempat diwawancarai oleh Ciputra Entrepreneurship berkat kepiawaiannya menjalankan usaha ini.

riztia parfum

anggi riztia parfum

Bisa diceritakan sedikit tentang profil agan? Misalnya, lahir dan besar di mana, plus latar belakang pendidikan, mungkin?

Profil: Pristawan lahir dikota tercinta Yogyakarta Hadiningrat, dari kecil suka melihat orang dagang karena ortu kebetulan ada sampingan berdagang kecil-kecilan. Basic pendidikan jurusan IT (gak nyambung banget dengan toko yg saya rintis riztiaparfum.com hehe).. Tapi cita-cita pengen ambil S2 Bisnis (minta doanya hihi).

Sejak kapan Agan tertarik untuk menggeluti dunia bisnis? Apa barang / lapak yang agan rintis pertama kali?

Pertama mulai kenal bisnis dari SMA, jual beli handphone. Karena saat itu memang lagi marak HP di kalangan anak SMA. Lanjut ke kuliah buka franchise burger, jual pulsa, dan distro baju, tetapi gagal semua.

Apakah orang tua tahu dan mendukung hobi agan berbisnis?

Orang tua sangat mendukung sekali. Walaupun tidak menyangka akan berbisnis parfum.

Bagaimana agan membagi waktu antara pekerjaan sebagai karyawan bank dan mengurusi bisnis? Apakah pernah berpikir untuk full berprofesi menjadi pengusaha suatu saat nanti?

Simple saja. Atur semua kebutuhan bisnis sampai detil. Jangan sampai terlewat. Jangan abaikan kebutuhan detil, karena jika tidak disediakan akan timbul kesalahan dalam berbisnis. Jurus itu yang saya gunakan sehingga tidak kewalahan membagi waktu dengan kerjaan kantor. Pengennya dari dulu bisa mempekerjaan orang, tetapi untuk saat ini belum waktunya. Karena kebutuhan finansial saya masih blm stabil. Jadi maen aman dulu sambil mencari kebebasan finansial dan mencari jodoh tentunya, hehehe.

Bisa diceritakan awal mula agan berbisnis parfum? Seberapa besar modal yang agan keluarkan?

Awalnya saya memulai bisnis ini karena adik saya yang menggeluti bidang IT. Kebetulan saya juga lulusan IT. Kami pilih untuk menyediakan parfum karena mudah saja, parfum adalah barang premium yang tidak mudah kadaluarsa sehingga disimpan lama juga tidak akan rugi. Modal gak besarlah dibawah 5juta saja.

Berapa omset rata-rata per bulan dari berjualan parfum? Biasanya pelanggan datang dari mana saja?

Omset penjualan berkisar 30juta - 60juta perbulan. Pelanggan berasal dari teman kantor, kolega bisnis dan pelanggan yang langsung mengakses website www.riztiaparfum.com dari seluruh indonesia.

Apa tips-tips agan untuk bersaing dengan sesama penjual parfum? Apa yg istimewa dari parfum yg agan jual?

Riztia Parfum adalah Toko Online Parfum Original yang menyediakan berbagai merek parfum dengan harga lebih murah, diskon hingga 50% lebih murah dari harga di counter resmi. Parfum Original yang kami tawarkan kami ambil dari Agen Resmi pemegang merek parfum di Indonesia yang menyediakan produk parfum original yang dijual di counter resmi seperti di Centro, Metro, SOGO, Dabenhams dll.

Apa saja kendala berbisnis parfum yang agan rasakan? Pernahkah agan mengalami peristiwa tidak mengenakkan selama berbisnis parfum ini?

Kendala pasti ada, mulai dari kesalahan pengiriman ke alamat tujuan pelanggan, kerugian finansial karena kesalahan data yg ada di website.

Terakhir, apa pesan2 agan untuk orang yang juga baru saja memulai berbisnis parfum?

Untuk yang belum memulai bisnis, pesan saya hanya satu "JANGAN TAKUT UNTUK MEMULAI BISNIS WALAU CUMA MODAL 1000 rupiah". Karena jika tidak memulai kita tidak akan tahu celah-celah potensi bisnis yang lain. Bisnis yang kita mulai dari awal belum tentu akan membawa kesuksesan, bisa jadi bisnis kita yang kesekian kalinya baru terlihat sukses dan maju.

Jasa Pembuatan Logo Cepat dan Terjangkau

Banyaknya jasa pembuatan logo membuat saya bingung memilih. Beberapa hari lalu, takdir membawa saya berkenalan dengan Harum, seorang mahasiswa yang membuka bisnis jasa pembuatan logo. Terpikat dengan kecepatan pengerjaan dan (yang tak kalah penting) harganya yang murah, akhirnya saya order sebuah logo untuk website ini.

pensil warna

Pengalaman Harum saya bagikan dalam bentuk wawancara singkat saya dengannya, via email.

Bisa diceritakan tentang profil dan latar belakang agan?

Nama saya Harum Muftikhul Fathoni. Saya lahir dan besar di Surakarta, kota kecil namun memberikan banyak cerita dan pengalaman hidup bagi saya. Saya anak pertama dari 2 bersaudara dan hidup dengan keluarga yang membuat saya bahagia. Saya memandang masalah sebagai sebuah cara untuk meningkatkan kualitas diri, semakin banyak yang saya hadapi, maka semakin banyak pula kesalahan yang dilakukan. Lewat kesalahan itulah saya mengerti tentang hidup dan mulai belajar dan menetapakan tujuan hidup. Saya hidup dalam lingkungan yang memiliki pemahaman agama yang cukup sehingga ketika menghadapi kehidupan, saya sudah dididik untuk menjadi pribadi muslim yang baik, dan pelajaran itu yang tetap saya pertahankan sampai sekarang.

Apa kesibukan agan saat ini yang utama?

Saat ini saya masih menjadi mahasiswa dan kini masih aktif dengan rutinitas kampus. Saya juga menjadi anggota dari beberapa organisasi mahasiswa, karena organisasi tersebut memberikan manfaat yang lebih condong kepada peningkatan kemampuan softskill, dimana kemampuan itu belum saya peroleh dari aktivitas akademik. Selain aktif di kampus, saya tertarik dengan perkembangan ilmu dan teknologi, terutama dunia online. Karena ketertarikan itu saya kini membuat sebuah blog yang berisikan informasi mengenai software, film, musik, dan aplikasi serta informasi unik lainnya.

Bagaimana awal mula dan sudah berapa lama agan berbisnis jasa pembuatan logo?

Berawal dari hobi saya membuat gambar, yang akhirnya membawa saya terjun dalam dunia bisnis. Berlanjut hingga saya mengenal beberapa aplikasi yang bisa digunakan untuk membuat gambar, lebih populernya dikenal dengan sebutan desain. Butuh beberapa bulan sampai saya berhasil membuat karya pertama yang hasilnya cukup memuaskan. Sebenarnya saya mendapat ide membuat logo ini dari seorang teman yang meminta di buatkan logo. Menurut teman saya, desain buatan saya bagus dan cocok jika di pasarkan. Saya kemudian mencari-cari referensi tentang logo-logo yang pernah dibuat lewat internet dan setelah merasa cukup mengerti, saya mencoba membuka jasa pembuatan logo untuk web. Saya membuat lapak sendiri pada blog yang saya kelola, dan mulai memperluasarea pemasaran ke forum-forum bisnis online termasuk Ads.id. Untuk rencana jangka panjang saya juga berencana memasarkan jasa ini ke beberapa forum online.

Apa kiat agan dalam menawarkan jasa pembuatan logo ke sebanyak mungkin orang?

Strategi pemasaran yang saya lakukan cukup sederhana, karena lebih banyak menggunakan media online sebagai sarana utama. Saya sering melakukan sharing ke situs-situs jejaring sosial dan situs jual beli jasa. Saya menjaring target pemasaran berdasarkan kategori profesi. Misal, tempat-tempat dimana banyak berkumpul orang-orang yang berkecimpung di dunia bisnis. Para pelaku usaha juga termasuk di dalamnya, karena biasanya mereka memiliki situs sendiri untuk melakukan aktivitas bisnisnya. Saya melihat mereka perlu memiliki logo sendiri, yang mencerminkan situs yang mereka gunakan. Logo tersebut merupakan ciri khusus yang membedakan antara situs yang satu dengan lainnya sekaligus juga sebagai tanda dimiliki oleh orang yang melakukan usaha. Dari peluang itulah kenapa saya menjadi tertarik menawarkan jasa pembuatan logo.

Apakah bisnis ini memerlukan modal yang besar? Apa saja kendala Agan?

Bisnis ini tidak memerlukan banyak modal. Bisnis yang saya lakukan ini tergolong dalam kategori jasa, jadi keterampilan untuk menghasilkan yang terbaik sangat diutamakan. Saya selalu memberi pelayanan terbaik yang bisa saya berikan. Untuk menjalankan bisnis ini yang jelas perlu beberapa fasilitas penunjang seperti laptop. Kemudian juga perlu beberapa referensi lain untuk memperkaya ide kreatif saya, yang nantinya diaplikasikan ke dalam logo yang saya hasilkan. Kendala utamanya adalah masih kurangnya tenaga untuk mengerjakan permintaan pengguna jasa. Karena baru dikelola secara pribadi, saya sering mengalami kerepotan ketika banyak orderan, yang semuanya pasti menginginkan prosesnya cepat. Untuk kedepannya, saya akan menambah lagi tenaga pembuat logo agar prosesnya bisa lebih cepat dan mampu melayani lebih banyak lagi permintaan pembuatan logo.

Bagaimana agan membedakan jasa agan dengan jasa lain yang sejenis? Bagaimana Agan menghadapi persaingan usaha?

Saya menyadari bahwa bisnis yang saja jalankan ini juga dilakukan oleh orang lain yang memiliki kemampuan membuat logo. Mereka yang terjun dalam bisnis ini adalah orang-orang professional dengan kemampuan yang bagus dalam menghasilkan logo. Persaingan itu selalu ada dan saya menanggapinya sebagai sebuah tantangan yang memicu saya untuk mengembangkan kemampuan diri agar mampu bersaing dengan banyaknya kompetitor yang sama kuat. Perbedaan jasa pembuatan logo saya dengan lainnya adalah pada karya yang dihasilkan, dimana logo buatan saya merupakan ide yang dinamis dan berkembang sesuai dengan dunia usaha yang semakin maju. Gagasan yang saya dapat langsung diaplikasikan ke dalam logo sehingga logo yang saya buat terkesan modern dan mengikuti perkembangan jaman.

Terakhir, apa pesan Agan untuk orang yang ingin menggeluti bisnis serupa?

Saya merasa masih baru dalam dunia bisnis ini dan mungkin saja banyak yang lebih dulu mencoba bisnis ini. Namun berdasarkan pengalaman yang saya dapat, saya bisa memberikan ilmu yang kiranya bisa menjadi pertimbangan bagi yang tertarik mencoba bisnis ini. Untuk bisa survive diperlukan niat yang kuat disertai dengan motivasi dan tujuan yang jelas. Sebelum memulainya, ada baiknya kita tentukan dulu untuk apa kita melakukannya dan apa yang ingin kita capai dari bisnis ini. Tujuan ini nantinya akan membuat semangat kita tetap terjaga di tengah persaingan dunia bisnis yang ketat. Tunjukkan kemampuan yang kita punya lewat karya, maka kita akan memiliki nilai dan kualitas diri.

Pengalaman Bisnis Warnet (Bagian 2)

Baca tulisan sebelumnya : Pengalaman Bisnis Warnet (Bagian 1). Persiapan awal seperti lokasi, modal, dan (yang terpenting) nyali sudah tersedia, maka selanjutnya tinggal menjalankannya saja.

warnet

Penyedia jasa internet apa yang cocok untuk warnet?

Di kampung kami, tidak ada pilihan lain selain menggunakan Telkom Speedy. Untungnya, untuk pemakaian 3 bulan pertama, masih ada diskon dan modem diberi gratis. Kami memakai paket Office dengan kecepatan 1Mbps yang dibagi ke 6 PC saja. Jadi paket ini lebih dari cukup. Jika jumlah PC lebih dari itu, gunakan paket yang lebih mumpuni.

Billing software yang digunakan di Warnet

Kami dulu menggunakan gBilling yang dibuat oleh Ardhan Madras (kunjungi websitenya di gbilling.sourceforge.net). Billing software ini bersifat free dan open source. Kami memberikan donasi, dan sebagai gantinya, nama kami ada di dalam daftar donatur. Sayangnya, sejak 2011 belum ada versi gBilling yang lebih baru. Billing software ini relatif mudah digunakan, dan yang terpenting adalah dapat dipasang di sistem operasi Windows dan Linux.

Berapa tarif yang ideal untuk warnet?

Tarif atau harga sewa per jam untuk sebuah warnet memang tergantung dari banyak hal. Yang terpenting, kita harus mendapatkan profit. Cara paling mudah adalah, lihat saja warnet sebelah pasang berapa per jam, lalu ikuti saja. Cara lain, kita hitung semua pengeluaran per bulan, seperti listrik, internet, gaji karyawan, dan sewa tempat (bila ada). Katakan sehari buka dari jam 7 pagi hingga 9 malam, berarti 14 jam, dikali jumlah PC dikali 50% (angka ini bisa lebih tinggi bila kita optimis warnet bakal rame sepanjang waktu, tapi untuk jaga-jaga, gunakan 50-60 persen saja). Dari angka ini, kita bisa simpulkan berapa harga yang pantas untuk meraih profit.

Desain warnet ideal seperti apa?

Kami sering melihat warnet (di banyak tempat) menggunakan model bilik-bilik yang semi tertutup. Semua monitor menghadap ke arah dinding, jadi nggak kelihatan orang yang di dalem lagi browsing apa. Belum lagi kalau ada pasangan muda-mudi yang dateng. Ini warnet apa tempat paling kondusif untuk bermesum ria?? Didasari kekhawatiran seperti itulah, desain warnet kami tidak menggunakan bilik, tapi meja yang terbuka. Meja berukuran tinggi 70 cm, lebar 80 cm, dan panjang ke belakang sekitar 60 cm. Monitor menggunakan LCD ukuran 17 inch, dan case PC diletakkan di rak di atas monitor. Semuanya terbuka. Simple approach. Nggak perlu software khusus semacam remote desktop untuk mengetahui kegiatan client.

Apa yang paling banyak dibutuhkan konsumen warnet?

Dulu orang ke warnet nggak jauh-jauh dari browsing-browsing di Facebook, ngerjain tugas, main game. Cuma itu saja. Jadi sebetulnya operator warnet tak mesti yang jago-jago amat. Jangan lupa, kita sebagai pemilik bisnis juga punya tanggung jawab moral dan memiliki beban psikologis kalau konsumen kita masih anak sekolah. Kalau masih pakai baju seragam, disuruh pulang dulu. Kalau main kelamaan, disuruh pulang juga. Ajari juga mereka hal-hal yang berguna seperti menggunakan email, mesin pencari, dan situs-situs pendidikan untuk belajar.

Cross-selling di warnet?

Cross-selling di warnet bisa dilakukan dengan menjual layanan lain seperti jasa ketik, cetak dokumen, edit dan cetak foto, menjual makanan dan minuman, dan lain-lain. Namun yang terpenting, jika warnet sedang sepi (benar-benar nggak ada pengunjung), yang paling sering kami lakukan adalah fokus pada bisnis yang lain, karena dulu kami juga jualan toples, panci, karpet, sembako, sampe mobil second. Kalau memang ada waktu lebih, gunakan untuk istirahat.

Apa untungnya punya bisnis warnet?

Jika mau jujur, untung secara nominal dari bisnis warnet sebetulnya tidak terlalu besar. Yang benar-benar kami syukuri adalah hal-hal lain yang tidak terukur. Contoh saja, kesempatan untuk lebih banyak waktu luang bersama keluarga (karena toh buka warung di samping rumah), lebih ada waktu untuk sholat berjamaah di masjid, dan yang terpenting, berlatih terjun menjadi pebisnis sebenarnya : benar-benar punya usaha/lapak, benar-benar memberikan senyum terbaik dan keramahan pada pelanggan yang loyal. Itu adalah pengalaman yang sukar dinilai dengan uang.

Masalah yang sering dijumpai di bisnis warnet?

Hm.. Banyak. Paling umum, pelanggan benar-benar awam dengan komputer. Masalah kedua yang tak kalah krusial : listrik. Karena kami di kampung, ketersediaan listrik tidak begitu meyakinkan. Terkadang jika terjadi pemadaman, kami harus menunggu hingga 5-6 jam. Suka-suka PLN. Mau bagaimana lagi. Nasib. Kalau Malaysia jual listrik, mungkin beli dari Malaysia saja. Jika di warnet lain, mungkin masalah terletak pada kepiawaian operator warnet melayani pelanggan. Kalau nggak jago cari orang, siap-siap saja kena sumpah serapah.

Bagaimana prospek warnet jangka panjang?


Prospek warnet sebetulnya masih menjanjikan, walaupun internet sudah merambah hingga ke rumah-rumah, atau orang kini lebih menyukai browsing via smartphone. Di kampung, yang infrastrukturnya masih terbatas, harga sewa per jam untuk warnet bisa mencapai 20ribu rupiah, karena akses internet sukar sekali. Untuk saat ini, ketika memilih untuk terjun dalam bisnis warnet, orang akan punya lebih banyak pertimbangan daripada dulu ketika warnet masih jarang. Pada akhirnya, kami pun berhenti, bukan karena warnet sepi pengunjung (dulu malah sedang rame-ramenya terus tiba-tiba tutup), tapi karena kecapekan. Inginnya hanya fokus di bisnis-bisnis tertentu saja, dan warnet harus jadi yang ditinggalkan. Mohon maaf ya para pelanggan.

Kesan dan Pesan

  1. Bisnis warnet masih menjanjikan. Nyali lebih penting daripada modal.

  2. Hitung semua cost terlebih dahulu sebelum memulai. Gunakan angka paling pesimis. Jika masuk hitungan, bismillah, berangkat cap cus cin.

  3. Kejar pengalaman bisnis, pembelajaran hidup, relasi sosial. Jangan mengejar uang. Semua pengusaha warnet yang saya kenal, toh hidupnya nggak tajir-tajir banget. Punya bisnis warnet nggak bakal bikin kaya.

  4. Sedekah semampunya.

  5. Lakukan yang menurut Anda benar, jangan yang kebanyakan orang lakukan.

  6. Nikmati hidup. Syukuri kerugian hari ini sebagaimana kita mensyukuri untung kemarin.

  7. Udah gitu doang.

Pengalaman Bisnis Warnet (Bagian 1)

Berikut adalah pengalaman saya menjalankan bisnis warnet kecil-kecilan di depan rumah orang tua. Karena usaha warnet kini sudah banyak tergantikan dengan akses langganan internet yang masuk ke rumah-rumah, kemungkinan besar beberapa tips sudah tidak relevan lagi. Di kampung, bisnis warnet sebetulnya masih dibilang menjanjikan karena infrastruktur yang tak sebagus di kota besar.

bisnis warnet

Sebelum menjalankan bisnis warnet, sebaiknya kita memiliki keberanian untuk mencoba dan tak gentar akan kegagalan. Ini penting, karena sebenarnya bisnis warnet tak sesulit yang kita bayangkan. Sesuai apa yang Ibu saya bilang, "Kalau cuma bikin warnet, lulusan SMA pun bisa!" Saya pun sempat terinspirasi salah seorang di kampung yang dulu pernah buka usaha warnet, dan dinamakan Warnet Istiqomah. Koneksinya cuma pakai modem 56K dari TelkomNet Instan yang sejamnya 9000 perak. Istiqomah bener itu warnet pokoknya.

Nyali sudah kumpul, doa restu orang tua sudah, apa lagi yang dibutuhkan untuk memulai usaha warnet?

Modal

Ya. Memang tak semua modal berbentuk uang, tapi kalau untuk usaha warnet, duit memang penting juga. Tapi jangan khawatir, untuk di awal buka usaha dulu, komputer kami cuma ada 3. Apaan tuh warnet kok komputernya cuma 3?! Ya tapi itu kenyataan yang harus dihadapi. Pelan-pelan saja, sembari mencari pelanggan, sisihkan uang untuk menambah jumlah komputer. Total modal yang harus disiapkan kira-kira 50 juta rupiah saja. Uang ini dipakai untuk membeli PC, perangkat jaringan, renovasi tempat, dan izin usaha dari pemerintah setempat (berbeda-beda untuk masing-masing daerah, tapi biasanya kalau usaha kecil nggak akan dipersulit). Rincian detailnya untuk belanja warnet misalnya :

PC dengan spesifikasi standar @ Rp 3.000.000 dikali 5 unit = Rp 15.000.000
Peralatan jaringan berupa kabel LAN, RJ-45, router, Rp 1.000.000 (jangan yang mahal-mahal, modem bakal dikasih gratis dari internet provider)
Meja kursi untuk pelanggan dan operator Rp 4.000.000
Software (bila perlu) @ Rp 1.500.000 x 5 = Rp 7.500.000
Pasang internet di awal periode Rp 800.000
Pasang listrik Rp 2.000.000

Sepertinya untuk start awal, modal di atas tak sampai Rp 50juta. Karena saya ambil tempat di samping garasi, jadi biaya untuk tempat kita anggap saja pakai sisanya. Perjalanan kita masih panjang. Sisihkan dulu sisanya.

Pengetahuan Dasar Komputer yang Diperlukan

Pengetahuan dasar tentang komputer mutlak diperlukan, minimal ada teknisi jaringan dan ngerti hardware dikit. Yang saya amati, warnet-warnet yang sukses dan ramai adalah warnet yang operatornya bisa diandalkan. Artinya bukan hanya sekadar terima uang sewa, tetapi juga memuaskan pelayanannya.

Contoh beberapa skill operator warnet yang wajib dimiliki :
  1. Mengoperasikan komputer.
  2. Bikin email. Termasuk bikinin account Facebook.
  3. Edit foto (buat yang narsis)
  4. Cetak gambar atau dokumen dengan printer.
  5. Troubleshooting, alias bisa jawab pertanyaan orang awam seperti "Kok error nih Bang?"
  6. Jujur, gemar senyum dan memberi keramahan.

Memilih Lokasi Warnet

Gampang-gampang susah, karena kebutuhan ini bukan seperti minuman dingin yang orang kalau butuh di tengah jalan bisa mampir di warung. Yang saya lihat, lokasi warnet nggak harus di tepi jalan. Lokasi warnet bisa dibilang bagus bila dekat dengan sumber-sumber keramaian seperti tempat kursus, sekolah, kampus / universitas, kantor pemerintahan, komplek yang ramai. Lokasi kami pun masuk ke dalam gang, tidak ada papan nama, dan nggak wow-wow banget. Slogan warnet kami adalah "Warnet Muhajirin Dotnet, laboratorium samping garasi". Sekali orang tahu warnet Anda bagus, orang nggak peduli lokasinya lagi. Pasti disamperin, tenang saja.

Kalau semua sudah, berarti tinggal buka lapak. Nantikan tulisan tentang usaha warnet kami di bagian selanjutnya.

Tulisan ini berlanjut ke Pengalaman Bisnis Warnet Bagian 2

Berbisnis Tanpa Modal? Jadilah Makelar!

Alkisah tersebutlah seorang pemuda yang miskin. Pemuda ini tak punya modal apa-apa selain antusiasmenya yang tinggi terhadap bisnis. Setiap hari, ia melambaikan tangan dan memberikan senyuman terbaik yang ia bisa pada seorang pengusaha tembakau Amerika. Hal itu ia lakukan selama 7 hari berturut-turut. Setiap pagi. Takjub dengan keteguhan sang pemuda, si pengusaha tembakau memanggilnya.

Pemuda itu ingin membuat penawaran, bahwa ia bisa mendatangkan tembakau dari Brazil dengan kualitas super baik. Jika sang pengusaha tertarik, jangan memberi uang muka, cukup perjanjian tertulis saja yang mengatakan kira-kira "Saya akan membeli tembakau dengan kualitas seperti begini dan begini, dengan harga sekian. Namun jika kualitas tidak seperti yang dijanjikan, maka perjanjian ini batal".


pria bersalaman

Setelah mendapat surat dari pengusaha, pemuda miskin ini menuju para petani tembakau di Brazil, dan karena mendapat surat perjanjian yang meyakinkan, para pedagang tembakau berani mengirimkan sampel ke Amerika. Sesederhana itu. Si pemuda tersebut adalah pengusaha kondang yang kita kenal sebagai Aristotle Onassis. Onassis selanjutnya melanjutkan berbagai macam bisnisnya dari ketiadaan modal. Ia menunjukkan bahwa sebetulnya keterbatasan uang tak lalu membuat orang patah semangat dalam berusaha.

Pekerjaan broker, makelar, calo, pialang, perantara, atau apapun istilahnya memang sudah ada sejak zaman Rasulullah, dan dalam Islam diperbolehkan dengan syarat-syarat tertentu. Pekerjaan calo bin makelar ini juga sering disebut dengan "biong" atau biang bohong karena identik dengan janji-janji palsu nan menawan hati namun bermaksud menipu. Namun, tak dapat dipungkiri inilah pekerjaan dengan resiko yang boleh dibilang nyaris tak ada, dengan effort yang minimalis, plus tak perlu modal.

Berikut contoh-contoh pekerjaan yang identik dengan percaloan atau berbisnis tanpa modal.

Jual beli tanah

Haji Fulan ingin jual tanah dengan harga 1 M ukuran 1 hektar. Beriklanlah dia ke seantero kampung, kalau ada yang bisa ngejualin, entar dapet komisi 1 persen alias sepuluh juta. Apa nggak enak kayak begitu?

Jual beli rumah

Silakan search di toko bagus atau pun market place lain untuk jualan rumah. Kadang-kadang, ada 2 iklan dengan foto rumah dan alamat yang sama, tapi dengan harga yang berbeda. Ini karena orang-orang yang berdasi parlente itu semuanya adalah broker properti, sehingga pada akhirnya harga yang sampai di tangan terakhir konsumen (yang benar-benar butuh rumah) sudah dimarkup sedemikian.

Jasa titip beli barang dari luar negeri

Pada dasarnya ini adalah teknik makelar juga, karena kita tidak butuh modal apa-apa selain keterampilan spot barang di online shop luar negeri. Untuk menjadi pialang bisnis ini Anda bisa membaca tulisan pada link di atas.

Reseller atau dropshipping (dengan model barang beraneka macam)

Di Facebook dulu sih ramai online shop dengan produk berupa daster ibu-ibu, dress korea, pakaian bayi, sepatu, dan masih banyak lagi apparels lain yang menganut sistem jual beli percaloan. Nggak perlu punya toko, nggak perlu bikin ruko, nggak perlu sewa lapak di mall atau tanah abang. Cukup modal Facebook atau account instagram. Nanti kalau ada yang pesan, tinggal markup harga.

Perusahaan Sekuritas

Sebetulnya perusahaan sekuritas adalah broker alias pialang juga, karena perusahaan mendapat keuntungan dari setiap transaksi jual beli saham yang terjadi. Kisaran persetase keuntungannya memang kecil. Tapi jika volumenya besar, wow, just do the math.

Selain profesi-profesi di atas, masih banyak profesi yang sebetulnya punya model yang sama. Ada juga calo-calo kurang ajar yang zolim. Contohnya calo tiket di saat lebaran (karena sifatnya memonopoli harga di saat orang lain butuh), calo SIM (karena menyerobot antrian), atau makelar kasus. Jangan sampai kita menjadi makelar-makelar yang sedemikian. Aamiin.

Memanen Arwana Super Red di Kapuas Hulu

Ikan arwana super red menjadi komoditi bisnis di daerah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Indonesia. Ada beberapa hal yang membuat bisnis ikan arwana, terutama arwana jenis super red, masih menjadi primadona. Harga indukan seekor arwana super red bisa mencapai 15 juta rupiah, tergantung dari usia dan kualitas keturunan indukan. Harga anakan pun bervariasi, tapi nilainya juga cukup menggiurkan.

Arwana Super Red
Image from Wikipedia

Kesulitan Pengembangbiakan Ikan Arwana Super Red

Ikan arwana super red masih sulit untuk dikembangbiakkan di kolam-kolam buatan dikarenakan habitat aslinya memang di pedalaman sungai Kapuas. Kualitas air ini juga menentukan seberapa bagus kilauan atau warna dari ikan arwana super red. Normalnya indukan arwana baru bisa memiliki keturunan saat usianya sekitar 3,5-4 tahun. Makanannya bisa ikan-ikan kecil atau katak. Indukan arwana super red bisa saja mati, dan tidak ada hal lain yang bisa dilakukan pemilik selain mengikhlaskan.

Berikut adalah video kegiatan panen ikan arwana super red milik salah satu teman saya, Harmoko, dari kecamatan Jongkong, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.






Harmoko memiliki 9 ekor indukan yang ditempatkan dalam 1 kolam besar yang sama. Saat ini rata-rata usia indukan arwana super red milik Harmoko adalah 3 tahun 6 bulan. Ada 34 ekor anakan yang dihasilkan, namun sudah mati 5 ekor. Perlu diketahui, ikan arwana super red termasuk satwa yang dilindungi oleh pemerintah Indonesia, sehingga jika arwana ingin dijual ke luar Kalimantan, maka perlu surat-surat resmi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan setempat. Ini yang membuat harganya bisa melonjak tinggi, karena memperoleh izin seperti itu tidaklah mudah.





Menjual Ikan Arwana Super Red

Cara paling mudah untuk menjual anakan arwana super red adalah langsung ada pembeli yang datang ke kolam, seringnya bahkan saat indukan masih belum beranak. Di level ini, harga anakan bisa mencapai 2 hingga 2,5 juta rupiah per ekor. Jika ada para pembaca yang berminat untuk berinvestasi di bisnis ikan arwana super red, bisa melalui kolom komentar di akhir postingan ini.

Bisnis ini bukannya tanpa resiko, tapi tentu returnnya yang menggiurkan bisa membuat adrenalin Anda terpacu.

Peluang Usaha : Jasa Titip Beli Barang dari Luar Negeri

Beberapa waktu yang lalu saya berkenalan dengan Pak Ngadiyono. Saat ini beliau menjalankan bisnis di Yogyakarta. Ia sudah malang melintang di dunia usaha, dan pernah pula gagal / bangkrut. Namun ia pantang menyerah. Secara tak sengaja, Pak Ngadiyono menemukan website sederhana ini dan mengontak saya via email. Beliau menanyakan perihal langkah-langkah membuka usaha bisnis jasa titip beli barang dari luar negeri, seperti Amazon, eBay, AliExpress, dan Alibaba.

memikirkan konsep bisnis (ilustrasi)

Berikut ringkasan langkah-langkahnya bila Anda ingin membuat bisnis serupa, jasa titip beli barang dari luar negeri.

Buatlah sebuah kartu kredit

Cara-cara dan langkah mendaftar kartu kredit sudah pernah saya bahas di blog ini dengan tulisan "Pengalaman Membuat Kartu Kredit". Usahakan limitnya agak besar, sekitar 5 atau 10 juta rupiah. Tapi kecil pun tak mengapa, nanti kalau orderan sudah ramai dan lapak mulai besar, limit kartu kredit bisa dinaikkan dengan mudah.

Membuat account / melakukan registrasi di situs-situs online shop ternama

Misalnya di Amazon, eBay, AliBaba, AliExpress, PlayAsia, dan lain-lain. Registrasi di situs-situs tersebut bersifat gratis alias tanpa biaya. Plus, situs tersebut sudah terpercaya dan kebanyakannya bukan penipu. Ini penting karena kita akan bertransaksi dengan orang yang tak kita kenal, dan di luar negeri pula. Kebanyakan orang yang mencari barang dari luar negeri merujuk pada situs-situs tersebut juga.

Verifikasi PayPal

Setelah membuat account di PayPal (gratis), kita bisa membuat account kita berstatus verified. Artinya, kita harus menghubungkan kartu kredit yang kita gunakan dengan account PayPal yang sudah dibuat. Cara ini menghindari kita mengisikan detail kartu kredit pada online shop yang kurang terpercaya, namun menerima PayPal. Langkahnya, kunjungi Profile dan masuk ke pilihan "Add/Edit Card". Isi semua kolom yang tersedia, dan PayPal akan mencharge kartu kredit Anda sebesar 1 atau 2 dollar (jumlah yang kecil).

Dalam billing statement kartu kredit, akan ada keterangan kode yang harus Anda masukkan (seingat saya 4 digit). Ini menunjukkan bahwa kartu kredit tersebut memang benar milik Anda. Jika tidak ingin menunggu keluarnya billing statement (misalnya baru keluar di akhir bulan ini), Anda bisa menelpon langsung Customer Service bank tempat Anda membuat kartu kredit, dan menanyakan detail transaksi dari PayPal.

Setelah berstatus "verified", uang senilai $1-$2 tadi akan dimasukkan dalam deposit, dan bisa dipergunakan kembali. Perlu diingat bahwa setiap kali melakukan transaksi dengan PayPal, kartu kredit yang bersangkutan akan langsung dikenakan biaya, jadi hati-hati kalau limit kartu kredit terlalu kecil.

Saatnya gelar lapak di Kaskus

Contohnya bisa Anda lihat di lapak jasa titip beli barang dari luar negeri saya di Kaskus. Untuk pernak perniknya silakan Anda berkreasi sendiri. Jangan khawatir, nanti lama-lama juga rame kok. Sering-sering disundul aja Gan.. Cara lain Anda juga bisa buat website khusus untuk itu dengan Wordpress seperti yang saya buat di http://titip.muhajirin.net.

Bagaimana menentukan profit?

Profit bisnis jasa titip beli barang dari luar negeri bisa diambil dari selisih kurs yang digunakan oleh bank. Misalnya bank menetapkan $1 = Rp 11.500, namun Anda mengenakan charge pukul rata $1 = Rp 12.000. Atau mungkin mau meniru saya, yang hanya menerapkan komisi 5% dari transaksi.

Ini harus diberitahukan di awal transaksi, termasuk biaya-biaya lain yang mungkin timbul, misalnya karena pelanggan menghendaki shipping method yang lebih cepat (pake DHL, express service, dll). Ada pula yang mengenakan free charge untuk 3 transaksi pertama, biasanya jika kartu kredit sudah memiliki limit yang sangat besar. Mungkin juga karena yang punya bingung mau diapain tuh kartu kredit Platinum.

Apa saja kendala berbisnis di sini?

Yang saya rasakan selama ini adalah

Kadang-kadang barang tidak bisa dikirim ke Indonesia

Ini meliputi alat-alat elektronik, kamera, dll dari Amazon. Atau bisa dikirim tapi pake jasa forwarder alias perantara alamat di US. Barang akan dikirim ke US dulu sebelum dikirim ke Indonesia. Tapi siap-siap saja bayar jauh lebih mahal. Setahu saya belum ada jasa seperti itu yang murah.

Online shop tidak menerima PayPal

Ini bahaya juga. Jangan sekali-sekali memasukkan detail kartu kredit ke online shop yang sifatnya abal-abal. Tahu-tahu di billing statement ada tagihan $50 Anda menginap di sebuah hotel di Rusia. Ribet dah ah.

Pelanggan minta dicarikan barangnya

Alih-alih langsung mengirim link ke produk yang dituju, biasanya pelanggan hanya bilang "Gan, ada nggak kamera murah merek xxxxxx dari eBay yang harganya nggak sampe $400?" Kalau sudah begini kita biasanya rugi waktu. Kalau Anda niat, ya sudah ladeni saja. Tapi saya sih males, soalnya komisi cuma 5%. Hehehehe.

Pajak

Biasanya yang dikenakan pajak adalah orang yang menerima paket (alias alamat pelanggan). Tapi Anda harus beritahu mereka sebelum order via Anda. Ini karena nilai pajak bisa mendekati harga asli barang tersebut, dan tidak banyak orang yang tahu. Kalau via EMS (biasanya nyampe di Kantor Pos) paling2 dikenai biaya 7rebu perak untuk ongkos bongkar paket (paket kita dilihat sama orang Cukai).

Tips-tips

Setelah beberapa lama, kita bisa melihat pola pembelian dan mengetahui barang apa saja yang laku dijual di Indonesia, impor dari luar negeri. Misalnya, ada tas-tas murah dari Alibaba yang harganya di Indonesia bisa 300ribu per item, namun dijual $100 per 10 item dari luar. Ini untungnya lebih dari 5% loh..

Selamat berbisnis, semoga bermanfaat.

Bisnis Jasa Titip Beli Barang dari Luar Negeri

Jasa titip beli dari luar negeri atau situs belanja online seperti eBay, Amazon, atau Alibaba, cukup menjamur di Indonesia. Sebagai imbal jasa titip beli, maka biasanya si penjual jasa titip beli akan mengenakan biaya per transaksi yang berkisar antara Rp 50ribu hingga Rp 200ribu. Ada pula yang mengambil profit dari selisih kurs dollar yang dipakai oleh bank.

kontainer di pelabuhan

Kendala dalam bertransaksi via situs e-commerce terkemuka dari luar negeri adalah ketiadaan kartu kredit sehingga tidak bisa melakukan pembayaran. Bayangkan waktu yang tersita bila seseorang harus apply kartu kredit dulu, menunggu approval dari pihak Bank, mendaftarkan kartu kredit ke PayPal, terverifikasi, dan baru bisa melakukan transaksi.
Mengapa harus membeli barang dari luar negeri?
Berikut beberapa alasan umum mengapa orang mengimpor barang dari luar negeri.
  1. Barang tidak dijual di Indonesia. Sebagai contoh buku/e-book, film, game, elektronik, mesin, dll.

  2. Harganya lebih murah. Bila kita ingin mendapat harga yang lebih miring, situs seperti aliexpress dot com bisa menjadi alternatif.

  3. Untuk dijual kembali kepada pembeli di Indonesia. Misalnya produk fashion seperti baju atau tas.
Untuk menjadi seller jasa titip beli barang dari luar negeri boleh dibilang gampang-gampang susah. Susahnya adalah
  1. Harus sudah memiliki kartu kredit, dan terverifikasi. Disarankan limit kartu kredit lebih dari cukup karena nilai transaksi bisa ratusan dollar.

  2. Penting memiliki jasa forwarder di USA. Karena kebanyakan barang dari US tidak dapat dikirim langsung ke Indonesia oleh online shop, maka kita membutuhkan jasa "makelar/broker" di negara pengirim, yang akan meneruskan pengiriman ke Indonesia. Contoh saja situs sepertu www.myus.com. Tentu ada biaya tambahan untuk itu.

  3. Penting untuk sudah punya pengalaman. Biasanya minimal pernah bertransaksi duluan. Masalah yang paling umum adalah keterlambatan karena barang ditahan dulu di Bea Cukai (Pajak) atau Kantor Pos.

Profit.

Biasanya dari nilai kurs diambil 5%, dikali total biaya. Dan ditambah nilai fixed cost yang nilainya bervariasi.

Kelancaran dalam transaksi

Kartu kredit akan terus dipakai, namun dengan dana milik orang lain, sehingga terkesan Anda lancar sekali membayar "hutang". Ini membuat catatan di BI Checking agak mulus, dan kemungkinan Anda akan ditelpon oleh orang Bank untuk penawaran kenaikan pagu/limit kartu.

Paham tren pasar

Boleh jadi, dalam sekian kali transaksi, Anda bertemu dengan order ke Cina, di mana barang tersebut memang sudah booming di sana. Kalau peluang tersebut bisa kita raih, bukan tidak mungkin kita akan jadi pelopor bisnis serupa di tanah air.

Untuk berhasil dalam dunia yang memang pasarnya lumayan oke saat ini, beberapa tips mungkin bisa diterapkan. Contoh..
  1. Pastikan kita mudah dihubungi. Pelayanan prima jauh lebih penting daripada soal harga.

  2. Nilai komisi yang affordable dan competitive. Bila terlalu mahal, pelanggan akan beralih ke lapak sebelah. Bila terlalu murah, orang akan curiga. "Jangan-jangan nipu, nih?" mungkin begitu pikir mereka.
  3. Berikan nilai tambah. Bahasa kerennya "added value". What does make it difference? Sebutkan dengan jelas mengapa kita memulai bisnis ini, bukan hanya sekadar profit. Harus ada alasan yang lebih besar dari sekadar uang. Seperti kata Simon Sinek,
People don't buy what you do. People buy why you do it -- Simon Sinek
Terakhir, semoga dengan begitu kita bisa lebih banyak mengenal orang lain. Berdaganglah demi sebanyak mungkin senyum!

Melirik Bisnis Nike Fuel Band di Indonesia

Mungkin pembaca sudah banyak yang mengetahui tentang Nike Fuel Band, bracelet multifungsi dari Nike yang dirilis di awal tahun 2012 silam. Produk ini segera mendapat perhatian pecinta olahraga dan aktivitas ekstrim karena beragam fungsi yang mantap. Pada dasarnya "gelang" ini hanyalah jam, accelerometers (3 buah), dan sebuah inovasi keren. Dengan algoritma tertentu, Nike Fuel Band dapat mendeteksi gerakan pemakainya (melompat, berlari, berenang (yup, waterproof), dsb). Harganya saat ini di Nike Store adalah USD 149.

Distributor Resmi Nike di Indonesia

Untuk Indonesia, distributor resmi untuk ritel Nike salah satunya dipegang oleh PT Berca Sportindo yang berada di bawah naungan grup BRG (PT Central Cipta Murdaya). Sayangnya, perusahaan ini tidak menjual produk Nike Fuel Band di Indonesia. Untuk di Singapore, produk ini dijual 4 bulan sejak Nike Fuel Band diluncurkan pertama kali di US. Sebenarnya selain PT Berca Sportindo, ada lagi distributor resmi Nike untuk Indonesia, yaitu PT Mitra Adi Perkasa (MAP), namun perusahaan ini kalah jauh (untuk produk Nike) dari segi keragaman produk dan kuantitas sales.

Tentang Grup Murdaya

Grup Murdaya ini memang memiliki imperium yang dahsyat, namun apa daya kita tidak bisa menikmati Nike Fuel Band di Indonesia. Solusi sementara adalah membeli dari US atau Singapore (yang lebih dekat). Hartati Murdaya, pemilik dari PT Berca Sportindo (penulis rancu tentang nama perusahaannya, nama lain yang sering muncul adalah PT Berca Indosports) memang piawai dalam berbisnis. Ia mendirikan Berca sejak 1988, dan langsung menggandeng Nike. Bisnisnya melebar mulai dari alat listrik, sampai kelapa sawit.

Namun naas, bisnis kelapa sawit membuat ia harus berurusan dengan meja hijau. Ia menjadi terdakwa dalam dugaan suap Bupati Buol di Sulawesi Tengah, senilai Rp 3 milyar untuk izin usaha perkebunan (padahal kita tahu di negeri ini susah sekali mengurus izin bila tak ada pelicin). Semoga saja kasusnya segera selesai, dan PT Berca Sportindo kembali menjadi garda terdepan dalam mendatangkan produk-produk Nike yang berkualitas dan cepat diserap pasar.

Modal Bisnis Yang Sebenarnya

Dalam sebuah mata kuliah kewirausahaan di sebuah Universitas ternama di Yogyakarta, seorang dosen bertanya pada semua mahasiswanya, sebuah pertanyaan klasik sebenarnya.
Mengapa orang tidak terjun ke bisnis?
"Karena tidak ada modal, Pak!" salah seorang mahasiswa menjawab. Sang dosen pun mengeluarkan dompetnya, mengambil beberapa lembar uang pecahan 100 ribu rupiah, dan menantang balik sang mahasiswa. "Oke, ini ada 2 juta rupiah. Kalau kamu butuh lebih banyak dari ini, akan saya sediakan. Butuh berapa, 5 juta, 10 juta, 20 juta, 100 juta? Akan saya sediakan"

ilustrasi uang di dalam koper


Mahasiswa tersebut terdiam dan kebingungan. "Kalian bisa lihat, sebenarnya kapital, uang, bukanlah modal utama untuk memulai sebuah bisnis. Modal bisnis yang sebenarnya ada pada hati setiap insan entrepreneur. Modal bisnis yang sebenarnya adalah attitude". Kebanyakan kita juga sering salah kaprah tentang ini. Dikiranya uang adalah segalanya.

Justru pertanyaan yang harus dijawab sebelum memulai usaha, apapun jenisnya, adalah kemampuan kita untuk bersikap layaknya seorang pengusaha. Mandiri, percaya diri, pandai mengambil resiko, jujur dan amanah. Pantang menyerah, disiplin, tetap rendah hati, ulet, tidak mudah puas, menghargai orang lain. Keahlian-keahlian lain seperti pandai berkomunikasi, skill verbal yang dominan, dan lain-lain, lama kelamaan akan terbentuk dengan sendirinya.


Yang perlu dipupuk pertama kali bukanlah target-target yang nilainya mutlak seperti harus menghasilkan profit sekian juta, harus bisa menjual sekian banyak produk, bukan. Walaupun target-target seperti demikian dapat membantu kita menyemangati diri sendiri, target-target seperti itu bukanlah hal utama. Justru sikap positif lah yang harus pertama kali tercipta.


Apakah Anda siap dengan ketidakpastian dunia usaha? Siap dengan perubahan? Siap bermigrasi dan banting setir bila keadaan cenderung memburuk? Tahan terhadap tekanan keluarga dan lingkungan yang mencibir profesi? Seberapa tangguh Anda didera kegagalan? Do you will do what ever it takes to be a successful entrepreneur?