Skip to main content

Posts

Showing posts from 2013

Pengalaman Sekolah Pasar Modal IDX 2013 (Bagian 2)

Tulisan ini melanjutkan postingan terdahulu dengan judul Pengalaman Sekolah Pasar Modal 2013 (Bagian 1). Sekolah pasar modal IDX bersifat gratis.

Disclaimer : saya hanya pemula, dan tulisan ini memang dikhususkan untuk belajar saja. Sekadar perkenalan buat pembaca yang ingin mulai berinvestasi di pasar modal. Mohon maaf bila terjadi kesalahan penulisan, dan mohon koreksi dari pembaca sekalian.


Di tulisan sebelumnya kita sudah belajar sedikit tentang dunia pasar modal dan saham. Berkaitan dengan IHSG, ada pula Indeks lain seperti sektoral, LQ45, Jakarta Islamic Index, Indeks Kompas 100, Indeks BISNIS-27, dan lain-lain. Sebenarnya indeks-indeks ini adalah indeks juga, tapi sahamnya merupakan saham pilihan, sesuai namanya, misal Kompas 100 adalah saham-saham pilihan dari Kompas. Indeks BISNIS-27 merupakan saham pilihan harian Bisnis Indonesia, terdiri dari 27 saham yang dipilih berdasarkan likuiditas dan kapitalisasi pasar.
Belajar saham selain di sekolah pasar modal IDX Banyak sekali in…

Teknik-teknik Menawar Harga

Dalam bertransaksi, sudah menjadi hal yang biasa untuk melakukan bargaining atau tawar menawar. Kalau kita meihat di komik Gober Bebek, salah satu sebab ia menjadi orang yang tajir mampus adalah karena pada saat menawar, ia kejam sekali. Misal penjual memulai harga di 1000, ia akan memulai menawar harga di katakan 250. Gober menaikkan harga per 10 sedangkan penjual menurunkan harga per 50. Akibatnya harga tengah-tengah akan jauh di bawah 1000.

Tujuan menawar harga Namun menawar harga bukanlah sekadar mencoba mendapatkan harga beli yang lebih murah. Demikian pula, penjual pun bukan berarti menghendaki harga jual yang tinggi semata. Inti dari proses tawar menawar adalah bagaimana pembeli dan penjual sama-sama senang dan ikhlas dengan transaksi. Kalau di akhir transaksi salah satu ada yang masih ngedumel dengan harga yang terjadi, boleh jadi hukum jual belinya menjadi tidak sah, karena tidak ada keridhoan dari salah satu atau kedua belah pihak.

Berikut cara-cara atau teknik-teknik menawa…

Peluang Usaha : Jasa Titip Beli Barang dari Luar Negeri

Beberapa waktu yang lalu saya berkenalan dengan Pak Ngadiyono. Saat ini beliau menjalankan bisnis di Yogyakarta. Ia sudah malang melintang di dunia usaha, dan pernah pula gagal / bangkrut. Namun ia pantang menyerah. Secara tak sengaja, Pak Ngadiyono menemukan website sederhana ini dan mengontak saya via email. Beliau menanyakan perihal langkah-langkah membuka usaha bisnis jasa titip beli barang dari luar negeri, seperti Amazon, eBay, AliExpress, dan Alibaba.


Berikut ringkasan langkah-langkahnya bila Anda ingin membuat bisnis serupa, jasa titip beli barang dari luar negeri.
Buatlah sebuah kartu kredit Cara-cara dan langkah mendaftar kartu kredit sudah pernah saya bahas di blog ini dengan tulisan "Pengalaman Membuat Kartu Kredit". Usahakan limitnya agak besar, sekitar 5 atau 10 juta rupiah. Tapi kecil pun tak mengapa, nanti kalau orderan sudah ramai dan lapak mulai besar, limit kartu kredit bisa dinaikkan dengan mudah.
Membuat account / melakukan registrasi di situs-situs onli…

Makna Frase "Nggak Ada Duit"

Sering kali kita bilang "lagi nggak ada duit" ke orang lain. Di kebiasaan orang Tiong Hoa, dikenal pula istilah "boluibociak", makna "bo" sebenarnya sih "tidak". Jadi, "bo lui bo ciak" bisa diartikan "nggak punya uang dan nggak bisa makan". Namun frase ini sebenarnya punya makna yang beragam, tergantung situasi.


Bener-bener nggak punya uang bahkan sekadar buat makan. Ini yang parah. Kalau seumur hidup sudah pernah nangis gara-gara laper karena nggak punya duit buat beli makan, itu berarti sudah menjalani fase hidup yang tough. Nggak masalah, justru hal-hal seperti ini yang bikin kebal dan penumpuk sukses di masa depan. Survival skill biasanya akan menjadi semakin terasah kalau sering ketemu dengan keadaan macam begini. Sekepepet-kepepetnya, kunjungin aja rumah makan padang yang agak gedean, terus makan dari sisa orang yang nggak habis. Sebagai gantinya, jadi tukang cuci piring buat sehari bolehlah..
Punya uang, tapi mungkin s…

Pengaruh BI Rate terhadap Bisnis

Apa itu BI Rate? Dan seberapa besar pengaruhnya bagi perbankan? Apa pula pengaruh BI Rate bagi bisnis kita? Yang bagus BI Rate itu naik atau turun? Apa hubungannya BI Rate, inflasi, dan gain/profit dalam instrumen investasi kita? Tulisan ini mencoba menjawab dengan sesederhana mungkin, sesuai dengan pengetahuan penulis yang terbatas saja. Tentu banyak tulisan lain yang bisa lebih menjelaskan apa itu BI Rate.

Secara sederhana, BI Rate adalah tingkat suku bunga yang dijadikan acuan untuk bunga pinjaman (pengusaha yang berhutang) ataupun bunga simpanan (tabungan, deposito, dll) pada bank dan lembaga keuangan seluruh Indonesia.
BI Rate adalah suku bunga kebijakan yang mencerminkan sikap atau stance kebijakan moneter yang ditetapkan oleh bank Indonesia dan diumumkan kepada publik Biasanya BI Rate disebut dalam persen, per tahun. Saat ini, sedang seru-serunya berita kenaikan BI Rate menjadi 7,25% per tahun. Biasanya (namun tak selalu), BI Rate dinaikkan guna menurunkan tingkat inflasi. Bisa…

Menyikapi Ajakan MLM

Kata orang, hati-hati kalau tiba-tiba diajak "berbisnis" oleh teman atau sanak saudara yang sudah bertahun-tahun tidak pernah komunikasi. Apalagi dengan janji-janji yang agak manis terkait profit singkat, kapal pesiar, mobil mewah, dan lain sebagainya. Karena kemungkinan besar Anda akan "dijebak" dalam sebuah skema money game khas ajakan mlm, alias sekadar dijadikan alat oleh para upline alias orang yang sudah menjadi member terlebih dahulu.


Walaupun terdapat fatwa ulama kalau MLM itu haram, terus terang justru saya merekomendasikan Anda untuk ikut dalam berbagai seminar MLM, selama masih gratis dan dapet makan siang. Seminarnya loh ya, bukan menjadi member mereka dengan membayar sejumlah uang atau dipaksa untuk membeli produk dengan harga yang tidak masuk akal. Berikut alasan-alasan untuk ikut serta dalam seminar MLM.
Menambah relasi Penulis yakin tidak akan ada member MLM yang seumur hidup nggak sadar-sadar kalau lagi dikibulin. Tugas kita sebenarnya adalah menya…

Pengusaha Harus Punya "Biji"

Dalam bahasa Inggris ada istilah "balls" yang arti sebenarnya memang skrotum alias "biji". Biji di sini tentu hanya dimiliki lelaki, sehingga kalau kita dikatain "You've got no balls" artinya kita tidak gentle, nggak punya nyali. Ciut.


Sebagai seorang pengusaha, penting punya nyali, daripada punya skill bisnis yang mumpuni. Karena menurut saya..
Pengambilan keputusan yang cepat, jauh lebih penting daripada mengambil keputusan yang benar tapi kelamaan Contoh saja teman saya si Indra yang murni jadi pengusaha, ketika meminjam uang untuk usaha besar pertamanya, sebuah hotspot center. Tak tanggung-tanggung, dana pinjamannya mencapai puluhan juta rupiah. Jika mau dipikir dengan akal manusia yang waras, tentu jumlah tersebut sangat-sangat besar untuk ukuran seorang mahasiswa. Tapi, bermimpi besar, dan start action, itulah yang menjadi pembeda.
Nyali Besar dan Wanita Cantik Tak heran, bila kebanyakan wanita yang menjadi istri pengusaha biasanya cantik-cantik.…

Apa Syarat Penting Berangkat Haji?

Jika pertanyaan ini mau dijawab dengan jujur, sebenarnya jawaban dari pertanyaan syarat penting berangkat haji hanya : sudah punya uang. Sedangkan alasan-alasan lain hanyalah excuse alias alasan-alasan yang kita buat-buat sendiri. Terkait dengan keadaan "sudah punya uang" ini menyiratkan bahwa agama Islam menyuruh kita untuk jadi orang kaya. Atau setidaknya jangan jadi orang yang gembel-gembel banget, sampe-sampe selama masa produktif dari umur 25 hingga 45 tahun, masak iya tabungan 20 tahun nggak bisa sampe buat biaya haji yang berkisar $4000 saja?
Penulis masih ingat salah satu pesan dari teman penulis, Aldo, yang di umur belia (kurang lebih 21 tahun, saat masih kuliah) sudah bisa berangkat haji. "Bo, salah satu hikmah dari berhaji adalah minimal sekali dalam seumur hidup, kita pernah ke luar negeri. Melihat luasnya dunia". Daripada jalan-jalan ke Singapore, Hongkong, atau mana saja hanya sekadar shopping-shopping tas branded (yang sebenernya bisa didapat dari eB…

SimCity 5 : Game Untuk Melatih Skill Manajerial

Beberapa hari lalu penulis baru saja membeli game besutan Electronic Arts : SimCity 5 yang dibanderol di harga IDR 59,99 atau sekitar Rp 670ribu dengan kurs rupiah saat ini saat penulis beli. Dari mulai Sim City 3000 (saat penulis masih SMA), penulis sudah mulai menikmati game simulasi seperti ini. Tentu saat itu dengan kemampuan PC yang ala kadarnya sahaja, dengan kualitas grafik yang cenderung hanya kotak-kotak.

Oya, tentu dulu penulis pun masih menggunakan versi bajakannya, mulai dari Windows 98 hingga gamesnya (dulu masih diusung oleh Maxis, seingat penulis belum merger dengan EA).


Yang berbeda dan menarik dari Sim City 5 dibandingkan dengan Sim City versi sebelumnya adalah engine gamenya. Dikabarkan, engine di Sim City 5 (yang namanya GlassBox) memberikan efek "realita" yang lebih baik. Semua penjelasan mengenai game engine GlassBox dapat dilihat langsung di blog / situs Sim City. Sebagai contoh, saat ini kita tidak usah manual membuat saluran air, listrik, dll, karena …

Enaknya Jadi Bos

Yang namanya bos, juragan, mandor pabrik, pasti punya bawahan yang bisa dipercaya. Jadi boleh dibilang, menjadi boss adalah pekerjaan paling gampang sedunia akhirat. Lapar? Minta masakin. Pergi-pergi? Panggil supir. Ngatur duit? Sewa akuntan. Bermasalah di pengadilan? Tenang, ada pengacara. Semua urusan yang remeh-remeh, semua sudah ada yang menangani.
Delegasi Kemampuan seorang bos yang penting adalah mampu mendelegasikan semua task pada orang yang tepat. Bos tidak perlu tahu cara membuat laporan keuangan yang mantap. Ia hanya tahu kalau akuntan-akuntannya adalah orang terbaik di bidangnya. Bos juga tidak perlu paham betul setiap detail pekerjaan pegawai. Pegawai hanya tahu semua pekerjaan yang diserahkan padanya harus selesai tepat waktu, terima gaji di akhir bulan, dan selebihnya adalah bukan urusan pegawai. Itu enaknya jadi Bos.
Tidak enaknya jadi bos Selain enaknya, ada juga tidak enaknya jadi bos. Mungkin lebih banyak tidak enaknya. Ingat bahwa besarnya salary menunjukkan besarn…

Bagi-bagi Hosting Gratis 100MB

Penulis berpikir kalau judul artikel ini sedikit bombastis. Tapi nggak papa deh, demi marketing yang oke.


Ceritanya saya akan bagi-bagi hosting gratis dengan kapasitas maksimal 100MB dari shared hosting saya di Hawkhost. Saat ini saya menggunakan paket Super dengan space 24GB, namun insya Allah saya akan downgrade ke paket kelas gembel dengan space 3GB. Jadi, kesempatannya benar-benar terbatas.
Apa yang akan Anda dapatkan?Space hingga 100 MB (by request, bisa kurang dari itu misalnya untuk memberikan kesempatan pada orang lain yang lebih membutuhkan).Sebuah username di muhajirin.net untuk akses via FTP.Sebuah MySQL database dengan 1 username.Jika belum memiliki domain, bisa menggunakan subdomain saya misalnya dengan alamat muhammad.muhajirin.net Syaratnya simple sajaJujur dan bersih : tidak ada file ilegal di dalam hosting, termasuk namun tidak terbatas pada image, video, mp3, games, film, ebook, dll.Menghormati pemilik hosting yang lain dengan tidak menghabiskan resource sendirian. P…

Jangan Takut Punya Hutang

Memang sih, hutang itu kata orang adalah hal yang bikin malu di siang hari, dan menjadi beban di malam hari. Siang malam kerasa sekali tidak enaknya. Kalau mau pulang ke rumah takut ditagih, kalau mau tidur kepikiran terus. Penulis sendiri pernah terlibat hutang yang luar biasa besar, namun Alhamdulillah saat ini hutang-hutang terdahulu sudah lunas, tinggal hutang yang baru saja yang belum lunas, soalnya jauh lebih besar daripada hutang-hutang yang dulu.


Berhutang dalam dunia usaha adalah hal biasa. Justru karena dunia usaha adalah dunia yang serba tidak pasti, makanya kita berhutang. Kalau mau pasti-pasti saja, ya jadi karyawan saja. Insya Allah tetep bisa hidup istiqomah, alias istiqomah jadi gembel. Ada kalanya kita juga HARUS berhutang, karena tidak ada pilihan lain. Kalau tidak memulai menyicil kendaraan pengantar, maka barang produksi kita tidak akan bisa tembus luar kota, misalnya.

Yang perlu kita tanyakan pada diri sendiri adalah apakah kita punya peluang besar untuk bisa memb…

Apa Itu Elastisitas Permintaan?

Elastisitas permintaan menunjukkan hubungan antara perbedaan harga dengan banyaknya permintaan. Semakin murah harganya, biasanya permintaannya akan semakin naik. Demikian juga sebaliknya, kalau harganya naik maka permintaannya biasanya turun.


Sebuah barang dikatakan elastis bila persentase perubahan (entah naik atau turun) permintaannya lebih besar dibanding persentase perubahan harganya. Dengan kata lain, "harga turun dikit aja, yang ngantri udah kayak konser Slank, alias rame bangat.."
Elastisitas Permintaan adalah tingkat kepekaan perubahan jumlah permintaan ketika harga barang berubah Contoh, harga handphone Samsung Galaxy S4 katakanlah Rp 7.000.000. Jika harganya diturunkan menjadi Rp 6.000.000 saja, maka akan terjadi kenaikan permintaan hingga 10%. Karena penurunan harganya = Rp 1.000.000 / Rp 7.000.000 * 100% = 14,29%, maka kita bisa katakan bahwa handphone tersebut inelastis karena harganya sudah diturunkan 14,29%, tapi kenaikan permintaannya cuma 10%.


Elastisitas pe…

Tips Membangun Relasi Bisnis

Di jaman sekarang ini, kalau nggak punya koneksi atau membangun relasi bisnis, kata orang mau usaha apa saja jadi susah. Jangankan hanya sekadar bisnis sampingan, yang menjadikan usaha atau bisnis sebagai lahan utama pekerjaan saja masih sering kebingungan. Tentu ini bisa disiasati dengan rajin-rajin mendapatkan kenalan, baik itu dari keluarga, teman, tetangga kanan-kiri (tidak pakai "oke"), atau bahkan dari komunitas di mana kita sering ngumpul. Yup, relasi bisnis dimulai dari mengakrabkan diri ke lebih banyak orang.
Membangun relasi bisnis dimulai dari mengakrabkan diri ke lebih banyak orang Berikut tips saya dalam menjalin kenalan atau rekanan bisnis dengan siapa saja, bahkan termasuk petinggi-petinggi di pemerintahan.

Jangan malu, takut, segan, antipati untuk berteman dengan siapa saja Jaman sekarang kita nggak tahu kita ditakdirkan akan menjalin keeratan hubungan dengan siapa, jadi saat memiliki peluang untuk "melebur" ke dalam lingkungan yang agak asing, laku…

Cara Memperlancar Rizki

Rizki yang dimaksud di sini tentu bukanlah Rizki Aditia yang pemain sinetron itu. Rizki bisa berbentuk apa saja, tapi orang biasanya salah kaprah menganggap rizki hanya berbentuk uang. Rizki bisa berbentuk kesehatan, kelapangan pikiran (nggak stress), keluarga yang bahagia, dan sebagainya.
Rizki seringnya tidak berbentuk uang Yang lebih salah kaprah lagi adalah kadang orang mengamalkan doa-doa yang katanya dari orang pintar, plus mandi kembang atau makan bunga melati biar usaha lancar atau cepet naek pangkat. Naudzubillah...


Berikut beberapa tips untuk melancarkan rizki
Semakin rajin ibadah Bangun lebih pagi, sholat fajar (sholat sunnah sebelum shubuh 2 rakaat), dan usahakan di masjid. Mungkin kadang-kadang kita ketiduran, atau bangun kesiangan. Tapi ini bisa disiasati dengan jangan bergadang di malam sebelumnya. Kalau sudah adzan segerakan sholat. Ngaji abis maghrib. Pas sepertiga malem terakhir bangun untuk "minta" pada yang Maha Memberi.
Istighfar, dan meninggalkan dosa b…

Memahami "Turn Over" Dalam Berjualan

Frasa "turn over" menurut Mbah Google bisa berarti 2 hal
The amount of money taken by a business in a particular period.
The volume of shares traded during a particular period, as a percentage of total shares listed.
Kita ingin bahas yang pertama : jumlah uang beredar dalam bisnis untuk periode tertentu. Saya ambil dari salah satu cerita dalam Daikichi's Salesmanship saja ya. Ceritanya, untuk memenangkan penghargaan Most Valuable Stand di porseni sekolah, parameternya ada 3 macam : total profit, jumlah pengunjung, dan hak angket pengunjung. Selama 3 hari, tim Daikichi dan tim Sagano (rival abadi Daikichi) bersaing sengit.

Di hari pertama, Daikichi bisa memanfaatkan tempat paling strategis (yang justru di samping toilet!) untuk menggaet pengunjung sebanyak-banyaknya. Turn over pengunjungnya bagus, tapi profitnya sedikit karena untungnya sedikit dibandingkan restoran mewah Sagano (sekali transaksi restoran Sagano untungnya bisa berkali lipat karena koneksinya dengan distribu…

Mengapa Anda Sebaiknya Tidak Beli Asuransi

Asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi investasi, dan berbagai macam model asuransi lainnya, semakin berkembang sejak tahun 1998 di negeri ini. Mengapa? Karena sejak peristiwa kerusuhan Mei, orang mulai sedikit cemas. Bagaimana mengamankan aset yang sudah diraih, atau memastikan apa yang akan dicapai dalam waktu sekian tahun mendatang? Pendidikan anak saya siapa yang jamin? Kalau mobil saya kenapa-kenapa, duit siapa buat bayar bengkel? Kalau saya satu-satunya tulang punggung keluarga dan mati kena serangan jantung/stroke, siapa yang ngasih makan istri dan anak?



Semua pertanyaan-pertanyaan yang solusinya tidak pasti, seolah-olah bisa dijawab dengan asuransi. Bukannya saya nggak seneng sama asuransi, tapi kalau pertanyaannya adalah "Apakah kita membutuhkan asuransi?" mungkin jawaban sebenarnya adalah "belum tentu". Contoh saja, kalau umur Anda 25 tahun, masih segar bugar, tidak punya tanggungan siapa-siapa (hidup sendiri alias masih single), agak mengherankan ap…

Strategy for Business : Simple Approach

When people start thinking about running a great company, most of time they just overthink. They start comparing their plan with the existing ones such as Microsoft, Google, Oracle, or others. The more they think about the giants, the more difficult they take a little baby step. They think they need more money to build their business. They think that the tension of competition is high. They think they will not have enough luck in the long run. They think they will end up as a loser, just like the others.

Don't overthink. Don't make it perfect. The problem of thinking too much is that you will make your vision more vague. Your business is not started yet, but you already made some delusive possibilities. You block your own way to the freedom, to be successful.

When people see you start a very new and rare kind of business, they will say "Gosh, I guarantee you will fail. Nobody wants to buy a bloody pink hat in graduation ceremony". But if you try to mimic the Coca Col…

Bisnis Jasa Titip Beli Barang dari Luar Negeri

Jasa titip beli dari luar negeri atau situs belanja online seperti eBay, Amazon, atau Alibaba, cukup menjamur di Indonesia. Sebagai imbal jasa titip beli, maka biasanya si penjual jasa titip beli akan mengenakan biaya per transaksi yang berkisar antara Rp 50ribu hingga Rp 200ribu. Ada pula yang mengambil profit dari selisih kurs dollar yang dipakai oleh bank.

Kendala dalam bertransaksi via situs e-commerce terkemuka dari luar negeri adalah ketiadaan kartu kredit sehingga tidak bisa melakukan pembayaran. Bayangkan waktu yang tersita bila seseorang harus apply kartu kredit dulu, menunggu approval dari pihak Bank, mendaftarkan kartu kredit ke PayPal, terverifikasi, dan baru bisa melakukan transaksi. Mengapa harus membeli barang dari luar negeri? Berikut beberapa alasan umum mengapa orang mengimpor barang dari luar negeri. Barang tidak dijual di Indonesia. Sebagai contoh buku/e-book, film, game, elektronik, mesin, dll.
Harganya lebih murah. Bila kita ingin mendapat harga yang lebih miring, …

Pengalaman Sekolah Pasar Modal (1)

Disclaimer : saya bukan pakar, dan seri tulisan di kategori saham hanyalah catatan pinggir proses saya belajar. Mohon saran dan masukannya pada kolom komentar. Pengertian Sekolah Pasar ModalSekolah Pasar Modal 2013 adalah sebuah program dari IDX alias PT Bursa Efek Indonesia yang diperuntukkan sebagai edukasi bagi investor pemula di dunia pasar modal (saham dan turunannya). Program ini bersifat gratis dan memang sudah dimulai sejak tahun 2006. Tulisan ini adalah cuplikan pengalaman saya di Sekolah Pasar Modal 2013 yang lalu, untuk level 1 (awal April 2013) dan level 2 (awal Mei 2013). Bila Anda tertarik ikut di kelas Sekolah Pasar Modal kloter berikutnya, silakan langsung email sekolahpasarmodal at idx.co.id dengan menyertakan identitas lengkap dan nomor kontak yang bisa dihubungi.
Pasar modal (saham dan turunannya) menjadi alternatif lain portofolio investasi karena dinilai relatif lebih menguntungkan daripada produk investasi lain seperti reksadana, emas, atau deposito/tabungan berj…