Skip to main content

MMM Indonesia. Untung atau Buntung?

MMM Indonesia atau yang lebih dikenal orang dengan Manusia Membantu Manusia, dikabarkan sebagai model investasi yang sedang ramai dibicarakan karena profitnya yang tinggi (mencapai 30% per bulan). Apa benar demikian? Mari kita bedah lebih lanjut.

Apa itu MMM? Sejarah dan Asal Mula

MMM sebetulnya adalah skema permainan uang atau money game. Dalam MMM tidak ada bisnis, tidak ada penjualan, tidak ada marketing, tidak perlu mencari member baru, dan benar-benar uang yang hanya berputar di situ-situ saja. Skema MMM diciptakan oleh Sergei Mavrodi, seseorang berkebangsaan Rusia yang lahir tahun 1955. Lucunya, Mavrodi juga pernah menjadi Deputi di Duma, semacam lembaga legislatif di Rusia. Bahkan, mendaftarkan diri sebagai calon Presiden.

sergei mavrodi, penemu MMM
Sergei Mavrodi

Perusahaan MMM tercipta pertama kali pada tahun 1989 oleh Sergei Mavrodi, Vyacheslav Mavrodi (saudara lelaki Sergei), dan Olga Melnikova. Kini, kita bisa menebak darimana nama "MMM" berasal, bukan? Pada awalnya, MMM tidak langsung berfokus pada skema Ponzi. Melainkan masih menunjukkan aktivitas usaha dan investasi yang "biasa". Barulah pada tahun 1994, ketika usaha MMM mulai mengalami kesulitan finansial, MMM menggaet investor dengan iming-iming bagi hasil hingga lebih dari 1000 persen per tahun!

Sejak saat itu, bahkan MMM berani memasang iklan baik di TV dan di media massa. Pada puncak kejayaannya, MMM bisa mengumpulkan hingga 100 milyar Ruble (mata uang Rusia) atau setara USD 50 juta kala itu, per hari. Bahkan MMM tidak lagi menghitung uang mereka secara manual, tapi menggunakan satuan "roomful" atau ruangan penuh uang. "Duit kita udah berapa, Cok?" tanya si Bos. "Oh, udah 4 ruangan setengah, Bos"

Akhir Era MMM di Rusia

Kantor MMM pernah ditutup oleh Kepolisian Rusia pada tahun 1994, namun tuduhannya hanyalah karena penggelapan pajak yang jumlahnya sekitar 50 milyar Ruble, atau sekitar USD 26 juta kala itu. Walau setelah itu MMM berhasil menggelar lapaknya kembali, pada akhirnya MMM dinyatakan bangkrut pada 22 September 1997. Hutang MMM pada tiap "investor" berkisar USD 50juta hingga USD 1,5 milyar per investor. Bisa tidur tuh Sergei Mavrodi?

Namun secara mengejutkan, Sergei Mavrodi pernah menyalonkan diri menjadi Presiden Rusia pada tahun 1996, dengan upaya meyakinkan para investornya bahwa hutang investasi MMM bukan berasal dari kesalahannya, melainkan karena kesalahan Pemerintah Rusia. Ia pun menginisiasi program pay-back, sebagai cara untuk membayar kembali para investornya. Pada akhirnya ia gagal. Ya iyalaah..

Era Baru MMM Indonesia

Secara legal, MMM tidak pernah berbadan hukum di Indonesia. Tidak ada yang namanya PT MMM Indonesia atau sejenisnya atau apalah itu namanya. Yang ada hanyalah, segelintir orang yang bergantian membeli domain yang memiliki frasa atau kata "mmmindonesia" atau "mmm-indonesia" (mana saja yang masih tersedia), lalu mengimplementasikan sistem dari Sergei Mavrodi dan berupaya menggaet "investor". Jika kita search "MMM Indonesia" yang kita temukan hanyalah website abal-abal di hosting murahan dengan desain seadanya, yang tujuannya hanya satu : supaya Anda ber-"investasi".

Bagaimana sistem MMM bekerja?

Sistem MMM bekerja layaknya skema piramida atau Ponzi. Tidak rumit untuk dipahami. Saya akan simulasikan secara sederhana, karena prosedur pasti MMM pun masih simpang siur antar leader.

Mulanya, seseorang yang baru saja menjadi member, akan melakukan transfer senilai Rp 100ribu hingga Rp 10 juta. Nilai maksimal yang hanya Rp 10 juta ini disebutkan "leader MMM" sebagai "nilai maksimal yang ideal untuk membuat orang tertarik bergabung". Dalam artian, jika nilainya lebih besar dari itu maka orang menjadi takut, jika nilainya lebih kecil maka return-nya jadi tak seberapa.

Nilai transfer awal ini disebut dengan istilah PH atau Provide Help (ingat bahwa MMM juga dipelesetkan menjadi Manusia Membantu Manusia). Andaikan Anda berniat melakukan PH sebesar Rp 100ribu (nggak usah banyak-banyak buat coba-coba, anggap saja buang sial), bisa jadi Anda akan mendapatkan perintah transfer ke 3 atau 4 rekening berbeda. Masing-masingnya misalkan bernilai Rp 50ribu, Rp 30rb dan Rp 20rb.

Selanjutnya Anda tinggal menunggu 30 hari untuk mendapatkan GH atau Get Help. Nilai total transfer ke rekening Anda adalah sebesar Rp 130rb atau 130% dari nilai setoran PH. Nilai 30% profit inilah yang menjadi kebanggaan sekaligus trademark MMM Indonesia. Sumber transfer pun bisa beragam, tak menentu dari 3 atau 4 sumber rekening berbeda.

Apakah MMM Indonesia termasuk penipuan?

Agak sulit menjawab pertanyaan ini. Tapi jika melihat kesaksian orang-orang yang duluan sudah menjadi member MMM, rasa-rasanya tidak ada, atau lebih tepatnya BELUM ada yang tertipu. Ada dua alasan. Pertama, sedari awal MMM sudah mengakui bahwa skema "investasi" mereka adalah skema money game. MMM itu murni permainan uang yang berputar-putar. Tidak lebih. Kedua, skema piramidanya belum hancur. Kapan hal itu terjadi? Pada saat sudah tidak ada lagi yang melakukan PH atau provide help alias transfer ke rekening member MMM sebelumnya, maka pada saat itulah orang-orang mulai sadar bahwa uang mereka telah raib tiada bekas. Sama persis dengan nasib MMM di negara asalnya Rusia, dan di negara Asia lainnya.

Mengapa MMM masih begitu populer?

Orang Indonesia banyak yang belum melek finansial

Banyak yang hanya pengen mencari kekayaan dari hal-hal instan. Salah satunya ya model investasi bodong seperti MMM ini. Transfer hari ini, bulan depan dapet return 30%. Ebuset enak bener. Mau dapet duit? Ya kerja dong. Hehehe. Perhatikan bahwa sebuah model investasi yang menjanjikan return lebih besar dari bunga deposito bank, perlu diwaspadai sebagai sebuah investasi bodong. If it's too good to be true, it's a scam.

Belum banyak yang "tertipu"

MMM Indonesia tergolong masih baru di Asia, terlebih di Indonesia. Di 2013, polisi India menangkap pentolan MMM di sana dengan tuduhan fraud. Kalau di Indonesia, sudah ada OJK yang menyatakan bahwa MMM adalah ilegal alias tak memiliki izin usaha layaknya Lembaga Jasa Keuangan shahih. Namun masih saja ada yang PH GH. Piramidanya masih kokoh, padahal kopong alias gampang rubuh kapan saja. Ingat bahwa ada kemungkinan salah satu rekening tempat Anda melakukan PH adalah rekening leader MMM yang mau ambil untung dan kabur.

Tidak banyak referensi yang benar tentang MMM Indonesia

Paling banter Anda akan menemukan situs MMM Indonesia yang seolah-olah official. Sepertinya mereka sudah sewa ahli SEO agar ketika orang mengetikkan frase terkait MMM di mesin pencarian Google, yang orang temukan hanyalah website leader MMM. Jangan sampe tergoda untuk menjadi member. Anda sudah diperingatkan.

Referensi

Wikipedia MMMWikipedia Sergei Mavrodi
Pengumuman OJK tentang MMM Indonesia

Comments

  1. Wah.. Ini nih, "bisnis" yang lagi subur di temen-temen ane.
    Mau ane ingetin kalo ini nggak bakal bertahan lama, nantinya hubungan pertemanan jadi renggang. Yah, biarlah.. Nunggu tanggal mainnya aja.
    Kenapa ane sendiri nggak ikutan? Sudah dijelaskan di atas, domain, web hosting dan desain seadanya. What the hell? Situs macam apa ini? Hahaha..

    ReplyDelete
  2. Terima kasih Bung Dimas atas komentar dan kunjungannya. Salam kenal.

    ReplyDelete
  3. Beberapa temen saya ada juga yang main MMM. kenapa saya ga ikutan? karena menurut agama saya, penanaman uang yang tidak jelas uangnya diinvestasikan kemana haram hukumnya. eh apalagi this is just a money game yak. cari selamat dunia akherat aja dah :v . nice written! :)

    ReplyDelete
  4. Terima kasih Bu Nina atas komentar dan kunjungannya.

    ReplyDelete
  5. MMM = Manusia Menipu Manusia
    #eh
    #kabur ah, takur dijitak sama yang ikutan MMM

    ReplyDelete

Post a Comment

Tulisan Terpopuler

Cara Menggadaikan Barang di Pegadaian

Sebetulnya cara menggadaikan barang di pegadaian boleh dibilang lebih mudah daripada yang selama ini kita duga. Berikut saya ceritakan pengalaman saya menggadaikan emas (barang yang paling umum digadaikan di pegadaian) di Pegadaian Negeri Slipi Petamburan, Jakarta.
Mengapa memilih Pegadaian? Pegadaian adalah salah satu BUMN yang pernah mau masuk ke bursa saham. Pegadaian memang memiliki aset yang banyak, sehingga dulu Dahlan Iskan berencana membuat PT Pegadaian IPO. Ada banyak sekali barang "sekolahan" yang nggak ditebus sama pemiliknya. Karena nilai pinjaman selalu lebih rendah (atau minimal sama dengan) nilai taksiran barang, otomatis pegadaian jarang merugi.

Menurut saya, setidaknya ada 2 alasan utama mengapa orang lebih senang ke Pegadaian. Pertama, bunga yang ditawarkan Pegadaian lebih rendah daripada rentenir. Pegadaian juga lebih terpercaya karena merupakan perusahaan plat merah. Kedua, prosesnya relatif cepat untuk sekadar mengejar likuiditas. Hampir apa saja bisa di…

Syarat KPR BTN Syariah (Seri 1)

Syarat KPR BTN Syariah mirip dengan pengajuan KPR di Bank Syariah lainnya. Prosesnya pun relatif panjang, mulai dari kelengkapan berkas, proses wawancara hingga survey lokasi rumah. Mari kita bahas satu per satu.
Tentang KPR BTN Platinum iB Produk KPR di BTN Syariah pembiayaannya ada berbagai macam. Salah satunya adalah KPR BTN Platinum iB. KPR BTN Platinum iB adalah produk pembiayaan dalam rangka pembelian rumah, ruko, rukan, rusun, atau apartemen bagi nasabah perorangan dengan akad murabahah atau jual beli. Banyak sekali bank yang tidak lagi menalangi pembiayaan, dalam artian rumahnya belum berdiri tapi bank sudah bayar dulu ke developer. Ingat bahwa Bank bukan lembaga sosial dan harus ada untung. Jangan sampai bermunculan developer yang modal dengkul saja, membangun rumah dari uang nasabah dan uang bank.


Keuntungan KPR BTN iB Seperti bank syariah lain, cicilan dari pengembalian pinjaman akan terus tetap nilainya hingga akhir jangka waktu pembiayaan. Kalau sebulan sudah dipatok 1 ju…

Apa Itu Opportunity Cost?

Secara sederhana, opportunity cost atau biaya peluang adalah biaya yang timbul karena memilih sebuah kegiatan bisnis tertentu dibanding kegiatan bisnis yang lain. Katakanlah Anda memiliki modal bisnis tambahan sebesar Rp 100juta. Dengan uang Rp 100juta tersebut, Anda memilih untuk menambah jumlah mesin, daripada menyewa ruko baru untuk ekspansi regional.

Kegiatan bisnis A : menambah jumlah mesin, menghabiskan dana yang sama dengan kegiatan bisnis B (menyewa ruko baru). Padahal, bila dihitung dan dilakukan riset sedikit, Anda bisa mengetahui bahwa menambah jumlah mesin baru tidak menghasilkan keuntungan yang sebanding bila Anda memilih untuk menyewa ruko baru untuk penetrasi pasar. Keputusan Anda untuk memilih kegiatan bisnis A, berakibat adanya opportunity cost (biaya peluang) Anda tidak bisa menghasilkan keuntungan sebesar ketika Anda memilih kegiatan bisnis B.
Opportunity cost bisa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya saat Anda menunggu bis. Ada yang menghabiskan waktu de…

Mengapa Anda Sebaiknya Tidak Beli Asuransi

Asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi investasi, dan berbagai macam model asuransi lainnya, semakin berkembang sejak tahun 1998 di negeri ini. Mengapa? Karena sejak peristiwa kerusuhan Mei, orang mulai sedikit cemas. Bagaimana mengamankan aset yang sudah diraih, atau memastikan apa yang akan dicapai dalam waktu sekian tahun mendatang? Pendidikan anak saya siapa yang jamin? Kalau mobil saya kenapa-kenapa, duit siapa buat bayar bengkel? Kalau saya satu-satunya tulang punggung keluarga dan mati kena serangan jantung/stroke, siapa yang ngasih makan istri dan anak?



Semua pertanyaan-pertanyaan yang solusinya tidak pasti, seolah-olah bisa dijawab dengan asuransi. Bukannya saya nggak seneng sama asuransi, tapi kalau pertanyaannya adalah "Apakah kita membutuhkan asuransi?" mungkin jawaban sebenarnya adalah "belum tentu". Contoh saja, kalau umur Anda 25 tahun, masih segar bugar, tidak punya tanggungan siapa-siapa (hidup sendiri alias masih single), agak mengherankan ap…