Berhenti Menggunakan Kartu Kredit

Sekilas, kartu kredit memang menggiurkan. Di saat genting, kartu kredit bisa berfungsi untuk jadi "dana darurat". Tapi penggunaan kartu kredit bukanlah tanpa dilema. Berikut beberapa hal yang membuat saya pada akhirnya memutuskan untuk berhenti menggunakan kartu kredit.

kartu kredit



Hukum Riba dalam Islam

Hukum menggunakan kartu kredit sudah jelas ada riba di dalamnya. Kalau ada yang bilang bahwa kartu kredit bukan riba, percayalah bahwa itu hanya cari-cari celah untuk bisa tetap menggunakan kartu kredit. Namun ada pula ustadz yang mengatakan tidak mengapa memposisikan kartu kredit sebagai kartu debit, artinya diisi saldo duluan dan tidak pernah menggunakan kartu kredit kecuali di bawah batas "saldo" virtual tersebut.

Untuk perkara nomor 1 ini, mari kita tidak usah perdebatkan lagi karena penulis sendiri tidak dalam kapasitas yang mampu untuk menjelaskan lebih jauh. Silakan mencari referensi dari berbagai sumber terpercaya yang lainnya mengenai hal ini.


Keberatan Annual Fee

Annual fee atau biaya tahunan adalah biaya yang timbul dari aktifnya kartu kredit. Walaupun biasanya kita bisa mendapatkan pengurangan atau penggratisan, namun perlu ada effort khusus seperti mengancam menutup kartu kredit dengan menelpon pihak bank. Ada beberapa kartu kredit yang menawarkan free annual fee seumur hidup, tapi ini kembali ke alasan utama di atas.

Kisaran annual fee ini bervariasi. Jika kartu kredit tipenya semakin "glowing" dan terkesan prestigious, biasanya nilai annual fee akan semakin tinggi. Buat orang-orang yang suka pansos ya silakan-silakan saja. Annual fee dikali sekian banyak kartu bukan nominal yang sedikit. Mamam tuh status sosial.


Terlalu Banyak

Terakhir, saya punya 4 kartu kredit dari bank yang berbeda. Jika ditotal, limitnya sekitar Rp 120 juta. Tidak bisa dibayangkan jika ada orang yang memiliki kartu kredit hingga belasan atau bahkan puluhan kartu. Pasti sangat sulit sekali mengaturnya. Lagi pula, untuk apa memiliki banyak kartu? Mungkin buat dimafia-in, kali.


Kurang Begitu Bermanfaat

Setelah beberapa tahun menggunakan kartu kredit, sepertinya kegunaannya tidak sebanding dengan kegelisahan karena alasan pertama di atas. Memang, dalam beberapa kesempatan, menggunakan kartu kredit lebih menguntungkan dibanding jika menggunakan kartu debit. Ini terkait promo dan event tertentu. Tapi promo dan event khusus tidak selalu ada. Plus, ada banyak syarat dan ketentuan yang berlaku untuk mendapatkan benefit yang ditawarkan.


Capek Ditelpon Sales

Kehidupan personal dan privasi Anda harus siap dikorbankan karena data pribadi akan dengan sangat terbuka, bukan hanya oleh bank tempat mendapatkan kartu kredit, tapi juga belasan bank dan penyedia layanan serupa di luar sana. Data-data nasabah kartu kredit sudah menjadi barang awam yang diperdagangkan. Jangan heran bila mendapat telepon entah dari mana yang menawarkan dana tunai, kredit dengan cicilan ringan, atau mungkin pembukaan aplikasi kartu kredit baru di bank berbeda.

Jika merasa terganggu, terpaksa nomor pribadi dibedakan dengan nomor yang didaftarkan ke bank. Sudah puluhan bahkan mungkin ratusan nomor terblokir supaya tidak bisa menelpon lagi. Solusi lain, Anda bisa install aplikasi untuk blokir panggilan di Android.

Terkait tawaran dari sales / petugas bank, biasanya dengan nada menggoda dan penuh bujuk rayu, terkadang masih didengarkan sekali-sekali. Karena kasihan saja.


Tips Menutup Kartu Kredit

Jika memang belum bisa keseluruhan, sebaiknya dimulai saja menutup 1-2 kartu kredit yang dirasa paling berat. Mungkin dimulai dari yang tidak pernah dipakai dan annual fee-nya masih ada. Jangan sekali-sekali menggunting kartu kredit secara langsung, tapi ikuti prosedur penutupan kartu kredit dengan cara datang ke bank atau melalui telpon. Setelah mendapat tanda penutupan kartu kredit, barulah kartu kita manfaatkan kartu kredit, seperti menjadi phone holder.

kartu kredit sebagai phone holder
Foto diambil dari Instagram

kartu kredit untuk phone holder
Ide phone holder dari kartu kredit

kartu kredit sebagai phone stand


Terus terang, kartu kredit memang menjadi metode pembayaran yang paling lumrah jika dikaitkan dengan online payment dan layanan dari luar negeri. Saat ini kartu kredit saya masih tersisa 1 untuk pembayaran hosting, domain, dan berbagai layanan Google. Mungkin jika di masa depan penggunaan kartu debit bisa meluas, kartu kredit ini pun akan digunting juga.

Bagaimana dengan Anda? Jika Anda merasa kartu kredit juga menjadi beban, mungkin sudah saatnya memutuskan untuk berhenti menggunakan kartu kredit.

I work as a web programmer. I like to read and write. If you have any question, feel free to submit a comment, or email me : prabowo.murti at gmail dot com. Have a nice day.

This Is The Newest Post

Silakan berkomentar, insya Allah akan kami jawab. Terima kasih