Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2017

Kopdar Saudagar Nusantara, Berdaya di Negeri Sendiri

Kopdar Saudagar Nusantara, disingkat KSN adalah sebuah event bagi pebisnis di seluruh Indonesia. Perhelatan ini dibagi menjadi beberapa agenda besar, antara lain Konferensi Saudagar Nusantara (KSN), dan Festival Saudagar Nusantara (FSN).

Kopdar Saudagar Nusantara KSN adalah event berbayar yang menghadirkan belasan pembicara yang berkompetensi. Mereka akan berbagi pengalaman bisnis dan sejuta inspirasi. Dengan moto "Berdaya di Negeri Sendiri", event ini mengumpulkan 12.500 pebisnis dari seluruh nusantara untuk hadir, berelasi, saling menguatkan, dan saling berkomunikasi. Acara ini berlangsung 2 hari, 28-29 Oktober 2017, bertempat di SENTUL INTERNATIONAL CONVENTION CENTER.

Para pembicara yang hadir antara lain :

Rendy Saputra, inisiator Serikat Saudagar Nusantara.Yusuf Mansur.Ahmad Baidillah Bara, Presiden TDA.Iwan Kurniawan, Presiden Genpro.Heppy Trenggono, M.Kom. Gerakan Beli Indonesia.Achmad Zaky. CEO Bukalapak.Jaya Setiabudi. Juragan dan Owner YukBisnis.comCoach Dr Fahmi. D…

Skema Ponzi dan Cara Mewaspadainya

Baru-baru ini kita dikejutkan dengan kasus bangkrutnya sebuah biro umrah yang terkesan profesional, namun pada akhirnya harus ditebus dengan perkara di pengadilan. Kasus "penipuan" seperti ini memang banyak macamnya, namun yang paling sering dijumpai adalah yang menggunakan skema ponzi.
Skema Ponzi Skema Ponzi dibuat oleh Charles Ponzi (nama aslinya adalah Carlo Pietro Giovanni Guglielmo Tebaldo Ponzi), pada tahun 1900-an. Ponzi adalah seorang yang berkarakter pemimpi bin penghayal. Yang ia cita-citakan adalah bagaimana meraup kekayaan dalam waktu sesingkat mungkin. Ia pun beberapa kali berurusan dengan penjara karena kasus penipuan dan semacamnya.

Ia bermigrasi dari Italia ke US, dengan bekal hanya USD 2.5, namun ia selalu bermimpi meraup 1 juta dollar. Dalam keadaan bangkrut tersebut, ia berpindah-pindah pekerjaan mulai dari pegawai pos, tukang cuci piring, perawat di tenda pertambangan, dan sebagainya. Dalam keadaan tak berpunya itulah, skema ponzi lahir.

Suatu hari, mung…

Batu Cincin : Yet Another Market Bubble?

Kita akan buka tulisan ini dengan sebuah cerita ringan.

Alkisah di sebuah kampung di pelosok hutan, datanglah seorang yang kaya raya beserta asisten pribadinya. Si Kaya berniat membeli monyet, dengan dihargai Rp 100ribu per monyet. Warga pun berbondong-bondong mencari monyet ke hutan. Dan memang benar, si Kaya membayar 1 ekor monyet Rp 100ribu. Waktu berlalu, hutan pun mulai langka dengan monyet. Harga per ekor monyet pun naik menjadi Rp 200ribu. Monyet pun semakin langka. Harga monyet pun dinaikkan lagi oleh si Kaya menjadi Rp 300ribu, Rp 500ribu, dan begitu seterusnya hingga Rp 1juta.



Saat monyet menjadi benar-benar sulit didapat, si Kaya pergi ke kota untuk suatu urusan. Asisten pribadinya memberitakan pada warga, "Saya jual monyet-monyet ini per ekor Rp 500ribu, nanti ketika bos saya kembali dari kota, bapak-bapak bisa jual kembali dengan harga Rp 1 juta". Warga pun setuju dan berebut membeli monyet dengan harga Rp 500ribu. Setelah transaksi tersebut, si Kaya dan asisten…