Pentingnya Dukungan Orang Sekitar

Sering kali kita mengalami penurunan semangat, hanya karena selentingan atawa komentar yang bernada negatif. Berapa kali kita menerima celetukan seperti berikut:
Ah, mana mungkin kamu bisa, kan kamu tidak punya bakat dagang?
Kalau mau bisnis dan berhasil, harus punya modal yang besar!
Saya ragu bisnis seperti itu akan sukses...
Banyak loh yang sudah gagal sebelumnya
skydiving

Dan sejuta macam komentar bernada sindiran lainnya. Inilah pentingnya memiliki keluarga, teman, atau lingkungan yang selalu mendukung. Salah satu caranya adalah dengan bergabung dalam komunitas dengan hobi sejenis. Bila kita cenderung bergaul dengan orang-orang yang selalu berpikiran buruk, plus tidak ada semangat hidup, otomatis auranya akan turut serta. Potensi kita yang sebenarnya besar, tertimbun oleh pesimisme orang-orang yang bahkan sering tidak mengenal kita.

Yang kita perlukan adalah seseorang yang mendorong kita dari belakang. Yang tidak menertawakan kita saat kita jatuh. Yang senantiasa memotivasi, dan melihat segala hal dengan kacamata yang jernih. Orang tersebut boleh jadi orang tua, bahkan tetangga kita yang punya angkot 6, usaha jual beli furnitur, atau yang berangkat haji berkali-kali dari bisnis sapi perah.

Yang tidak patut kita jadikan teladan dan teman baik adalah orang-orang yang malas, dan berusaha "mencari kawan" untuk menemani kemalasan mereka. Mereka-mereka ini senang bila ada makin banyak orang seperti mereka: gagal, tak mau mencoba, enggan bekerja keras. Berteman dengan pandai besi terciprat bara, namun bergaul dengan pedagang minyak wangi juga ikut-ikutan harum.

My name is Prabowo Murti. I work as a web programmer. Drop an email to prabowo.murti gmail com, and I will reply soon.

Silakan berkomentar, insya Allah akan kami jawab. Terima kasih