Skip to main content

Syarat KPR BTN Syariah (Seri 1)

Syarat KPR BTN Syariah mirip dengan pengajuan KPR di Bank Syariah lainnya. Prosesnya pun relatif panjang, mulai dari kelengkapan berkas, proses wawancara hingga survey lokasi rumah. Mari kita bahas satu per satu.

Tentang KPR BTN Platinum iB

Produk KPR di BTN Syariah pembiayaannya ada berbagai macam. Salah satunya adalah KPR BTN Platinum iB. KPR BTN Platinum iB adalah produk pembiayaan dalam rangka pembelian rumah, ruko, rukan, rusun, atau apartemen bagi nasabah perorangan dengan akad murabahah atau jual beli. Banyak sekali bank yang tidak lagi menalangi pembiayaan, dalam artian rumahnya belum berdiri tapi bank sudah bayar dulu ke developer. Ingat bahwa Bank bukan lembaga sosial dan harus ada untung. Jangan sampai bermunculan developer yang modal dengkul saja, membangun rumah dari uang nasabah dan uang bank.

syarat kpr btn syariah

Keuntungan KPR BTN iB

Seperti bank syariah lain, cicilan dari pengembalian pinjaman akan terus tetap nilainya hingga akhir jangka waktu pembiayaan. Kalau sebulan sudah dipatok 1 juta, berarti kita akan mengangsur senilai 1 juta per bulan hingga masa angsuran berakhir. Kata lainnya, cicilan akan terus flat. Masa angsuran juga panjang, berkisar antara 5 hingga 15 tahun. Selain itu, tidak ada penalti (sebagaimana penalti pada bank konvensional) jika nasabah ingin melakukan pelunasan dipercepat (muqashah).

Formulir Permohonan KPR BTN Syariah

Sebelumnya nasabah harus mengisi formulir permohonan yang telah disediakan oleh pihak bank BTN Syariah. Formulir ini tidak rumit, meliputi profil diri, detail pekerjaan, penghasilan per bulan, hingga kondisi rumah yang hendak dibeli (baru/second). Semua mesti diisi dengan lengkap dan jangan coba-coba untuk mengelabui pihak bank. Nanti akan ada wawancara singkat menjelang aplikasi kita disetujui

Fotocopy Identitas Diri

Bentuknya bisa berupa KTP, KK, atau akta nikah bagi yang telah berkeluarga.

Slip Gaji atau Keterangan Penghasilan

Slip gaji yang diminta adalah slip gaji bulan terakhir sebelum permohonan. Jangan pernah sekali-kali hendak menipu pihak bank dengan memberikan data palsu seputar penghasilan kita, karena orang bank itu semuanya pintar-pintar. Semua transaksi yang melibatkan lembaga keuangan, akan tercatat melalui BI checking (ini termasuk bila kita memiliki hutang kartu kredit).

Surat Keterangan Pegawai Tetap

Jika tidak ada, kita bisa minta dibuatkan oleh bagian HR. Contohnya kira-kira seperti ini.
contoh surat keterangan pegawai tetap


Fotocopy Buku Tabungan

Transaksi dan informasi saldo untuk 3 bulan terakhir, tabungan tempat kita memperoleh penghasilan utama. Buku tabungan seperti apa yang kira-kira mendukung proses pengajuan KPR? Misal, jika kita termasuk karyawan tetap, maka akan diperiksa transaksi setiap akhir bulan, apakah jumlahnya memang benar sama dengan slip gaji yang dilaporkan ke bank? Berapa jumlah saldonya? Ini guna menjawab pertanyaan "apakah nasabah bersangkutan bisa membayar tagihan / cicilan KPR dengan aman hingga jangka waktu 10/15 tahun".

Wawancara setelah penyerahan Syarat KPR BTN Syariah

Kita biasanya akan dipanggil oleh pihak bank untuk menandatangani beberapa berkas, sekaligus menjawab beberapa pertanyaan singkat dari petugas bank. Kalau kita join income (suami + istri) maka istri juga harus ikut hadir saat wawancara. Istri ada 4? Ya bawa semua :D. Secara garis besar, pertanyaan saat wawancara KPR kurang lebih sama dengan formulir yang kita sudah isi, meliputi :

  1. Penghasilan per bulan (bila ada penghasilan lainnya selain dari pekerjaan utama, sebutkan pula), dan rata-rata pengeluaran per bulan (kira-kira saja, jangan berlebihan).

  2. Cicilan/hutang di lembaga keuangan lain, seperti cicilan motor/mobil, atau tanah/properti.

  3. Jumlah kartu kredit yang dimiliki, dari bank mana saja, termasuk limit masing-masing kartu kredit dan apakah pernah ada tunggakan.

  4. Uang muka yang sudah diserahkan ke developer, berapa persen dari harga jual rumah, termasuk lokasi dan kondisi fisik rumah saat ini.

  5. Status pekerjaan saat ini. Bank ingin mengetahui apakah kita termasuk orang yang bakal susah bayar cicilan atau tidak.

  6. Jika termasuk single, biasanya ditanya apakah memiliki rencana menikah dalam waktu dekat. Mungkin pihak bank ingin mengetahui pengeluaran besar lain yang kita rencanakan dalam kurun waktu 6-12 bulan ke depan.
Tentang teknis dan detail biaya-biaya yang muncul saat akad kredit, insya Allah akan saya bahas dalam tulisan yang berbeda.

Comments

Mukhlis N said…
Salam kenal pak prabowo, bagaimana menurut bapak, saya ada offer untuk rumah kpr btn syariah, tapi syaratnya agak meragukan, DP boleh 10% saja, harga rumah Rp 155 juta. Kami sedang kumpul dp tapi developer kurang meyakinkan. Saya takut ada masalah di tengah jalan. Joint income per bulan itu apakah dihitung juga dengan penghasilan tambahan? karena istri bekerja sebagai reseller dan hasilnya lumayan.. trims.
Hilman Mulya N said…
kalau status single, pengajuan KPR ini lebih ribet ga yah? asik nih kayaknya cicilan kpr btn syariah
Prabowo Murti said…
Salam kenal juga Bung Mukhlis. Kalau dari DP memang kurang meyakinkan ya Bung, tapi kalau kisaran harga rumah di daerah tersebut juga sekitar angka itu, saya rasa ambil saja. Jika sudah bekerjasama dengan bank biasanya surat tidak bermasalah karena pasti via notaris (ada biaya periksa ke bpn tapi tak seberapa). Join income untuk penghasilan tambahan sepertinya agak sulit Bung, karena tidak masuk slip gaji. Tapi saat wawancara juga ditanyakan.
ibu ema said…
Saya tinggal dicibinong mau gadai ajb yg sudah ada rumahnya bisa nggak hub 081294249835
mendesak sekali buat lebaran
sandi said…
Assalamualaikum
Saya ingin merenofasi rumah .namun biaya nya masih kurang.apakah bisa saya mengajukan pinjaman kpd bank btn syariah sedangkan sy maih mempunyai cicilan kpr ke btn syariah sekitar 2 tahun lagi
Terimah sebelum nya
Prabowo Murti said…
Wa'alaikumsalaam. Pinjaman dengan agunan rumah yang sedang dalam masa kredit? Saya belum pernah dengar bisa berhasil Pak. Kalau ada oknum mungkin, bisa. Nanti share pengalamannya ya Pak Sandi.
vera evi lusiana said…
Saya sedang mengajukan proses kpr... Harga rumah 261 dengan dp 81... Jangka 15 taun.. Suami penghasilan per bulan 5 juta.. Tapi kami masih punya cicilan selama 5 taun di bri dengan cicilan per bulan 2.3.. Gmn ya solusinya istri kerja mulai bulan oktober 2015 dbn gaji 2 juta. Mksh atas infony
Prabowo Murti said…
KPR nya dengan bank BTN Syariah Bu? Asumsi margin 8% kali 15 tahun, kira-kira Ibu mesti menyicil 2.2 juta per bulan. Agak sulit rasanya dengan penghasilan gabungan 7 juta. Tapi dicoba saja. Semoga berhasil.
sandi said…
Assalamualaikum
Rencananya sy akan merenofasi rumah namun dana nya masih kurang apakah bisa sy mengajukan pinjaman lagi ke btn syariaah dengan melunasi dulu sisa cicilan saya ke btn syariah.krn sisa cicilan nya sedikit lagi Mohon petunjuk nya..terimakasih sebelum nya
sandi said…
Terimakasih pak prabowo namun apakah bisa kalau saya lunasi dulu sisa cicilan kpr nya,krn sisa nya hanya sekitar 5 juta lagi.dan setelah itu langsung saya ajukan lagi untuk panjam ke btn syariah?mohon petunjuk nya.terimakasih sebelum nya
[…] kesempatan sebelumnya kita sudah sama-sama belajar tentang KPR BTN Syariah, mulai dari syarat-syarat kpr, hingga mencakup biaya-biayanya (silakan baca artikel seri sebelumnya). Jika semuanya telah […]
rachmat said…
bpk maaf mau tanya.
kalau saya ingin memiliki sebuah ruko dengan kisaran harga dibawah 750juta . saya usaha bukan pekerja, pendapatan kotor saya 10jutaan perbulan. kira2 syarat dan perencanaan keuangannya gmn ya pak baiknya? smentara ini stiap bulan saya tabung 4 smp 5 juta rutin stiap bulan. mohon infonya ya pak. trimakasih sbelumnya
Prabowo Murti said…
Halo Bung Rachmat. Harga ruko Rp 750 juta, kalau asumsi margin-nya 9% pa selama 10 tahun (asumsi saja ya). DP misal 30%.

Total pinjaman = Rp 750jt - 30% = Rp 525jt
Pinjaman + margin = 525jt + (9% * 10 tahun) = Rp 997.500.000
Cicilan per bulan = 997,5jt / 120 bulan = Rp 8.312.500

Masih berat sepertinya Bung dengan penghasilan Rp 10jt per bulan. Solusi lain Bung bisa gedein DP nya, atau cari harga ruko kisaran 300-400juta-an saja. Katakan Bung ingin cicilan per bulan berada di kisaran Rp 4 jt / bulan, perhitungan di atas bisa dibalik.

Cicilan per bulan = Rp 4jt * 120 bulan (tenor 10 tahun)
Pinjam + margin = Rp 480jt (pinjam = Rp 252.631.579, margin = 227,xxjuta)
Harga kisaran ruko setelah ditambah DP 30% = Rp 360.902.255

Semoga berhasil ya Bung.
Ayu said…
Mau tanya saya mau beli rumah sekitar 450jt klo mau dikpr btn syariah kita2 dgn dp 180jt jangka wktu 15 th perhitungannya gmn ya pak... Tq
Nur hidayah said…
Pak mau tanya jika kita mau mengajukan kpr dibtn utk mmbli sebuah rmh,namun kita jg kesulitan dlm dp pembelian rmh trsbt,apakah ada bantuan dr bank,jika statusnya adlh karyawan tetap,saya pernah bca tentang bantuan dengan bpjs?itu gmn ya?
papa faza said…
saya ingin beli rumah seharga 290 juta. dp kira2 150 juta. penghasilan saya 10 juta/bulan. saya ingin masa tenor 10 tahun sementara usia sy sdh 47 tahun. apakah sy masih bisa mendapatkan kredit dr btn syariah.
Ariwibowo said…
Mas Prabowo, halo lagi, saya mau nanya neh, kalo seumpama neh saya beli rumah cash dari dana pinjaman KTA, lalu cm saya bayar cicilan KTA setahun pertama, dan kemudian saya mengaku pailit ke bank ybs, kira2 rumah saya disita gak? Krn saya pernah ada teman dgn kasus serupa dan ternyata dia hny diwajibkan bayar pokok hutang KTA, dan rumahnya tdk disita, dan skrg rmh dia sdh 3 unit krn hasil jual beli rumah dgn modal rumah pertama. Krn kalo kita macet kreditnya, biasanya bank sdh dpt asuransi dr lembaga penjamin kan? Apalagi jika hrg rumah dibawah 300jt sebetulnya msh bs dijangkau dgn KTA, dan saya prnh dengar dari salah satu sales KTA senior, data2 bisa di mark up dan lolosnya aplikasi bisa dikondisikan. Saya bermaksud sharing lho ya, jgn dijadikan inspirasi , maaf agak menyimpang dari topik.
Prabowo Murti said…
Ibu Ayu DPnya berapa persen? Jika 20 persen (= 90 juta), perhitungannya menjadi

Pinjaman 450 - 90 = 360 juta. Plus margin jika 15 tahun asumsi 9% pa, total 486.000.000 + 360.000.000 = 846.000.000

Jadi cicilan per bulan kira-kira = 846.000.000 dibagi 180 bulan = 4.700.000.
Prabowo Murti said…
Maaf Bu, saya kurang tahu dengan produk KPR yang Ibu maksud. Mungkin pembaca lain ada yang berkenan membantu menjawab?
Prabowo Murti said…
Diubah saja Bung, ke 5 tahun. Kemungkinan diterima amat besar bila penghasilan Bung Rp 10 juta per bulan. Semoga berhasil. Salam.
Prabowo Murti said…
Halo Bung Ari, salam kenal.

Rumit sekali triknya Bung? Tidak bisakah kita berbisnis kerupuk udang saja, menabung sedikit-sedikit, terus naik haji sekeluarga, begitu? :D
Purnawan said…
Pak. Untuk kpr btn syariah, harus krwyn tetap ya? Bisa diusahakan ga jika sy krwyn kontrak. Pendapatan atau gaji kisaran 10jt per bulan
Prabowo Murti said…
Tidak harus Bung, hanya saja dengan menjadi karyawan tetap, peluang pengajuan KPR diterima bisa lebih besar. Semoga berhasil ya Bung.
yogi said…
Pak saya mau beli rumah yg sudah hak milik tanah dan bangunan nya,, tapi saya mau kpr kan apakah bisa d btn syariah?
Harga belinya sekitar 210 juta. bisa di akumulasikan pak berapa Dp yg harus sy bayar dan Berapa cicilan perbulan selama 15 thun? Apa persyaratannya. Mohon infonya pak.. trimakasih
Prabowo Murti said…
Salam kenal Bung Yogi, seharusnya bisa Bung. Untuk DP kisaran 20-30 persen, berarti sekitar 42-63 juta. Dengan asumsi margin setara 9% pa,
pinjam = Rp 168jt
margin = Rp 9% * 15 tahun * 168jt = Rp 226,8jt
Total = Rp 394,8 / (15*12) = Rp 2,193 juta

Semoga berhasil Bung.
helena fany said…
Pa mau nanya nih suami saya mau kpr rumah dengan harga 210,dp 10%,gajih suami saya 5,7jt perbulan,join income dengan penghasilan usaha saha dengan rata2 penghasilan saya 5jt perbulan,pengeluaran rt sekitar 3,5jt,kira2 bakalan di acc ga ya pengajuan kpr,apa join income bakalan ikut dipertimbangkan ga?
Prabowo Murti said…
Halo Bu Helena, join income akan turut diperhitungkan apabila suami dan istri keduanya sama-sama bekerja. Coba ambil tenor yang 15 tahun Bu, semoga berhasil.
Erwana said…
Salam kenal Pak Prabowo
Mau tanya ttg BTN syariah
Saya niat mau ambil rumah dgn harga +- 350 juta dp 10%
Dgn pnghsilan rata2 per bulan 7,5 juta dn pngluaran rutin 3juta per bulan
Kira2 bsa acc g y, trus cicilan per bulan kena brp?

Thx
Dedi said…
Mas prabowo aku mau tanya btn syariah apakah bisa take over, dri panin outstanding 293.787.000 kemana kah saya bisa dapet info. Lokasi cibubur, gunung putri. Bogor. Trimakasih mohon info nya
Prabowo Murti said…
Salam kenal Bung,
Total pinjaman 315juta, berarti cicilan per bulan
(315000000 + (10 * 9/100 * 315000000)) / 120 =
4.987.500 per bulan (karena ~60% dari penghasilan per bulan)

Asumsi di atas masa cicilan 10 tahun, dengan margin 9% pa.
Sepertinya agak sulit Bung, dicoba saja di tenor 15 tahun atau DP nya kalau bisa digedein. Semoga berhasil ya Bung. Salam untuk keluarga.
Prabowo Murti said…
Kalau untuk takeover saya belum pernah pengalaman, Bung. Mungkin ada pembaca lain yang bisa membantu ?
Yuke said…
Pak kalo dr kpr btn reguler mau pindah ke btn syariah biar aman dunia akhirat syarat apa?kebetulan bulan depan mau akad tk
Dwi said…
Pa saya mo nanya biasanya setelah wawancara keluar hasilnya berapa lama? Saya udah wawancara trus katanya hasilnya tunggu 2minggu, nanti dikonfirmasi lewat developer, tp ini dah 3 minggu masih belum ada konfirmasi apakah pengajuan kpr saya di acc atw GA, setiap kali saya nanyain ke developer katanya masih belum ada konfirmasi dari btn syariah. Sebaiknya saya ttp nunggu atw harus gmn ya?
fafa said…
Salam pak.. Saya mau tanya jika saya mau beli rumah harga 250jt. Dp 50jt. Rencana mau kpr btn syariah. Gaji suami 6,5 jt. Tp tiap bulan masih ada tambahan rapelan dll. Kira2 brp tahun ya? Oh ya sekalian mau aja. Pertimbangan bank btn syariah itu dari 30 % atau 40 % dari gaji ya? Trims sblumnya.
fafa said…
Kalau untuk pertimbangan bank btn syariah. Dari 30% atau 40% dari gaji ya?
fafa said…
Salam pak,suami saya mau kpr rumah di btn syariah. Harga 250 jt. Dp 50jt. Berarti pinjamannya 200jt. Gaji perbulan 6.5 jt. Itu blm lemburan dan tunjangan yg lain. Margin btn syariah skrg brp ya ?Kalau mau ambil 5 thun bisa gak ya? Penghitungan bunganya gmna ? Sekalian mau tanya biasanya untuk pertimbangannya 30% atau 40% dari gaji? Mohon solusinya. Sblmnya trims pak
Prabowo Murti said…
Syaratnya seperti yang tertulis di artikel Bu
Prabowo Murti said…
Tidak lama, sekitar 2-3 minggu. Ditunggu saja Bu. Semoga lancar.
Prabowo Murti said…
Pinjaman 200 juta kalau 5 tahun bisa saja, Bu. Asumsi margin 7.5 % kalau 5 tahun, total jadi Rp 275juta dibagi 60 bulan, cicilan per bulan = Rp 4,583 juta. Agak berat memang jika penghasilan suami (ditambah istri bila turut bekerja) 6,5 juta. Nilai 30-40 persen itu hanya perkiraan juga Bu, untuk amannya nilai angsuran per bulan tidak melebihi 30-40 persen dari penghasilan bersih. Belum lagi bila suami atau istri memiliki kredit berjalan yang belum dilunasi (mobil, dll).

Dicoba saja Bu, semoga berhasil.
harry said…
selamat siang pak, mau tanya untuk pengajuan kredit rumah ke bank syariah untuk kisaran DP itu ditentukan oleh pihak bank apa pengaju bisa mengajukan DP sesuai kesanggupannya ya?, apakah ada perbedaan antara DP bank syariah dengan konvensional beserta marginnya pak?mohon pencerahannya Trims.
Prabowo Murti said…
Siang Pak Harry, untuk bank konvensional saya tidak tahu persis. DP minimal saat ini berkisar antara 20-30 persen, tergantung beberapa hal.
yooshy said…
Selamat sore Pak, mau tanya, apakah BTN Syariah bisa melakukan take over untuk KPR Konvensional. Kebetulan saat ini saya menggunakan KPR BTN konvensional dan berencanan untuk memindahkan ke KPR Syariah. Mohon pencerahannya. Salam
Atha said…
Selamat pagi pak.mau tanya saya dan suami mau berencana ambil rumah dg harga 290jt.tot penghasilan saya dan suami 7.5jt dan berencana tenor 15 th
Apakah bisa di acc meskipun suami blom pegawai tetap?
Yg mengajukan kredit an saya krn pgwai ttap dan kira2 berapa ccilan per bulannya dan dp apakah tidak bisa 10% trima kasih
Prabowo Murti said…
Setahu saya belum bisa secara langsung. Ini dikarenakan dua bank tersebut, walau sama-sama BTN, namun berbeda secara perusahaan dan juga sistem. Semoga dimudahkan urusan Anda, dan yang di konvensional bisa lunas cepat. Aamiin.
Prabowo Murti said…
Untuk DP minimal tergantung dari bank, namun kalau 10% rasanya jauh. Saran saya lebih baik menunggu saja Bu kalau memang DP belum cukup. Kalau tenor 15 tahun dan penghasilan 7.5 jt saya rasa masih cukup sulit tembus.
Anna said…
Sore pak, saya mau tanya saya dan suami berencana ambil rumah dgn harga 465jt. total penghasilan saya dan suami 9tj dan berencana tenor 20 th

apakah untuk dp bisa di cicil ? karena untuk dp 20% itu 93 jt dari harga rumah.sedangkan saya hanya setengah nya ada untuk dp.
bagaimana kiranya untuk mengajukkan agar dp bisa di cicil
terima kasih
nur said…
Selamat siang Pak Bowo. Saya mau tanya. Saya ada rencana mau ambil rumah. Tapi rumah masih dalam cicilan .masih kurang 20 jt. Yg punya rumah minta over 110 jt. Jd kalo di hitung total lunas 130 jt. Apakah rumah yg masih dlm masa cicilan .bisa di KPR kan ulang. Trimakasih
agis said…
Assalamuálaikum pak.mau tanya saya berencana beli tanah untuk selanjutnya dibangun rumah dg harga 300jt. penghasilan saya 5.5jt dan berencana tenor 10 - 15 th
Apakah bisa di acc ?
serta berapa presentase dp yg dibutuhkan trima kasih
Gusnainti said…
Assalamualaikum. Pak saya mau tanya tentang KPR pindah bank. Apa syaratny kalau pindah ke BTN syariah. Kira-kira berapa cicilan KPR nya untuk harga rumah 90 juta. Terimakasih.
Prabowo Murti said…
Pagi Bu Anna,
Setahu saya soal DP sepenuhnya dibicarakan dengan pengembang / penjual rumah. Jika memang DP belum mencukupi, apalagi hanya Rp 46 juta, Bank tidak bisa membantu banyak. Aturan DP 20 atua 30 persen, murni berasal dari Bank Indonesia. Semoga rejeki Ibu dilancarkan dan dapat segera memiliki rumah idaman. Salam.
Prabowo Murti said…
Yang 20 juta itu sisa cicilannya ? Berarti tinggal sedikit lagi ya Bung? Menurut saya seharusnya bisa. Mungkin ada pembaca lain yang punya pengalaman?
Prabowo Murti said…
Wa'alaykumsalaam. Harga rumah 300 juta, kalau DP 20 persen = Rp 60 juta, berarti hutang 240 juta selama 15 tahun. Margin diasumsikan 9 persen pa (tergantung Bank). Kita hitung sama-sama ya Bung :

Total margin = 9 persen kali 15 tahun kali 240jt = Rp 324 jt
Cicilan = (324 + 240) / (15 * 12) = Rp 3.133.333 per bulan
Rasio cicilan : penghasilan per bulan = 3.133.333 / 5.500.000 = 57 persen.

Agak sulit Bung kalau masih di atas 40%.. Dicoba ditambah DP atau keliling-keliling lagi mungkin bisa dapet rumah bagus dengan harga yang lebih miring. Semoga dimudahkan oleh Allah dan mendapatkan keberkahan untuk seluruh keluarga.
Prabowo Murti said…
Untuk tenor berapa tahun, Bu?
Johan said…
Assalamualaikum pak mau nanya saya berencana mau kpr rumah dg harga 245jt, posisi saya sudah menikah 1 tahun dan istri belum bekerja, saya sudah karyawan tetap dengan penghasilan 6jt per bulan, kalu mau pengajuan kpr btn syariah dg dp 20% kemungkinan angsurannya brapa n tinggat acc nya gmna z pak, makasi
Prabowo Murti said…
Wa'alaikumsalaam warohmatullah. Bung Johan pengennya berapa tahun? Kalau asumsi margin 9 persen pa, 10 tahun. Hitungan kasar agaknya sulit, Bung. Bisa dihitung dengan metode sesuai tulisan. Semoga berhasil.
Lia said…
Assalamualaikum, Pak mohon bisa dibantu kebingungan saya. Saya berniat mengajukan KPR dengan harga pokok KPR 354,060,000, ambil tenor 25thn, perbulan 3,155,161 di BTN (bukan syariah). Awalnya saya mau joint income (gaji saya 6,890,000 flat) payroll BCA, tapi ada masalah karena suami tidak punya NPWP. Tiap bulan gaji suami yang ditransfer ke rekening tidak lebih dari 2 juta, tapi ada beberapa penghasilan suami yang resmi dari tempatnya bekerja namun diterima cash, bisa mencapai sekitar 1-1,5jt/bulan, untuk penghasilan cash, bisa disediakan kuitansi penerimaan dan slip gaji, tapi tidak ada SPT suami. Kalau saya ada NPWP dan SPT.
Selain itu saya punya cicilan KTA sudah berjalan setahun, kurang 4thn lagi, 1,5 perbulan. BI checking clear. Pengeluaran per bulan tidak lebih dari 2jt.


Mohon bantuan solusinya, apakah pendapatan dari suami saya bisa masuk joint income atau saya masukkan ke penghasilan tambahan ya? kalau masuk ke penghasilan tambahan, itu penghasilan tambahan saya atau penghasilan tambahan suami ya? karena marketingnya bilang tidak bisa joint income krn suami tidak ada NPWP.
Makasi banyaak apabila berkenan membantu jawab, Pak.
Wassalammualaikum.
Prabowo Murti said…
Wa'alaykumsalaam warohmatullah wabarokaatuh, Bu Lia. Sejauh yang saya tahu, memang benar apa yang dikatakan marketing Ibu, bahwa joint income (gabung penghasilan suami dan istri) salah satu syaratnya adalah keduanya memiliki NPWP (bayar pajak). Kalau penghasilan "remang-remang" seperti cash yang diterima suami (nominalnya per bulan maksimal 1,5 juta), tidak bisa diikutkan dalam perhitungan.

Mari kita hitung sama-sama, dengan asumsi bahwa penghasilan suami diikutkan dalam perhitungan.
Penghasilan per bulan : 6,890,000 + 2,000,000 = Rp 8,890,000. Cicilan berjalan Rp 1,5 juta per bulan..
Cicilan KPR BTN Rp 3,155,000 + cicilan KTA 1,500,000 => nilainya Rp 4,655,000 atau 52 persen dari penghasilan bulanan (sudah gabung suami istri. Ini menurut saya berat untuk diapprove oleh bank.

Di sisi lain, cicilan 3,155,161 dikali 25 tahun = Rp 946.500.000. Bunganya hampir 600 juta Bu. Apakah Ibu sudah yakin? Perhitungan saya di atas bisa jadi salah, karena estimasi saja. Semoga Ibu mendapat gambaran, dan mohon maaf bila kurang berkenan.

Menurut saya (sekali lagi ini hanyalah saran saya pribadi), lebih baik Ibu bersabar terlebih dahulu, dan menunda untuk membeli rumah, atau keliling-keliling cari rumah lain yang relatif lebih memungkinkan dengan penghasilan saat ini. Boleh jadi nanti ketemu yang lebih murah tapi lebih luas, lebih bagus materialnya, dll. Semoga menjadi berkah untuk Ibu sekeluarga. Salam.
Teguh said…
Assalamualaikum Pak Prabowo, sy ingin memindahkan kpr saya dari bank niaga, sisa kredit 260 jt, kira-kira kalau sy pindahkan ke BNI Syariah dengan termin 15 tahun berapa besaran cicilannya pak. Penghasilan saya dengan istri sebulan 10 jt pak.Terimakasih
Teguh said…
Maaf pak salah bukan ke BNI Syariah tapi ke BTN Syariah, terimakasih Pak
Prabowo Murti said…
Wa'alaykumsalaam Bung Teguh.

Kalau dengan asumsi margin 9%pa (untuk 15 tahun), perhitungannya kira-kira seperti berikut.

Margin = 9% x 15 tahun x Rp 260 juta = Rp 351.000.000
Cicilan per bulan = margin + pokok = Rp 351juta + Rp 260juta = Rp 611.000.000 / 180 bulan = Rp 3.394.444 per bulan.
Irma said…
Assalamualaikum pak...
mohon bantuan nya, saya bingung saya sama suami sama2 PNS, saya mau ajuin KPR dengan harga rumah 550 jt, penghasilan berdua yg tetap sekitar 11.7 jt, ada cicilan lain 3.800.000...sdh dua bank saya coba tanya, ternyata penghasilan saya msh ga mencukupi menurut banknya padahal saya dan suami ada penghasilan tambahan dari kegiatan yang selama ini bisa saya tabung. tapi saya dan suami terimanya cash....bagaimana solusi sebaiknya pak...trmksh pak..
Prabowo Murti said…
Wa'alaikumsalaam warohmatullah,

Kalau sudah ada cicilan per bulan Rp 3,800,000 sedangkan penghasilan gabungan Rp 11,7 juta, menurut saya agak sulit Bu. Dari sudut pandang pemberi kredit (pihak bank), resikonya tinggi untuk menerima pengajuan KPR Ibu dan suami. Saran saya gedein DP-nya atau cari rumah lain yang masih masuk budget. Jangan memaksa diri di luar kemampuan saat ini, bersabar saja semoga ada rizki berkah yang Allah Beri pada keluarga Ibu.
Indra Wiguna said…
Assalamualaikum bapak..
Mohon bantuannya saya PNS dengan gajih tetap 3,5jt perbulan dan istri pegawai kontrak salah satu bank BUMN dengan gajih tetap 3jt perbulan.. Pertanyaan saya apakah saya boleh join income pengajuan KPR di bank btn syariah? Saya ingin mengambil rumah dengan harga 180jt tenor 15 tahun makasih bapak..
Prabowo Murti said…
Wa'alaikumsalaam. Kalau join income bisa saja Pak, masih masuk kalau harga 180jt dan join income 6.5jt sebulan. Semoga berhasil.
Wahyu said…
Assalamualaikum wr wb, pak.

Maaf pak mau tanya. Mohon bantuannya. Saya usia 35th, karyawan tetap di perusahaan swasta, masa kerja 6 th, gaji 2,7 jt.
Istri juga karyawan tetap di perush swasta, masa kerja 2 tahun, gaji 2,3 jt. Pengeluaran per bulan ± 2jt. Anak masih 1, usia 10 bulan. Istri masih ada cicilan kredit motor dg angsuran 570rb/bulan (10x angsuran lagi lunas).

Saya rencana mau ambil KPR subsidi (FLPP) melalui BTN Syariah. Joint income dg istri.

Harga rumah 116,5 jt (type 28,5/72). DP 5 jt. (Plafon pinjaman kalau full 110,5jt). Rencana ambil yg tenor 180 bln (15 th).
Kira-kira apakah bisa disetujui bank, pak? Terimakasih. Wassalamualaikum wr wb.
Eko said…
Pak. Saya mau ngajuin kpr btn syariah. Rumah yg saya mau beli rumah seken. Harganya 450 jt. Penghasilan sy perbulan 9.5 jt. Penghasilan istri. 7.5 jt. Perbulan. Kami berdua pegawai tetap. Sy ad cicilan d Bank. 2.5 jt perbulan. Kurang 2 th lagi. Sedangkan istri ad cicilan 1.7 jt/bln kurang 3 th lagi. Berapa dp minimal yg harus di byar. Dan berapa tahun minimal kpr nya...trm' s Pak...
Prabowo Murti said…
Wa'alaykumsalaam warohmatullah wabarokatuh.

Kita coba hitung kasar saja ya Bung, karena perhitungan asli hanya bank yang bisa tentukan.

Join income total = Rp 5 juta.

Asumsi margin 9% pa, cicilan KPR per bulan = ( 110 juta * 9% * 15 tahun + 110 juta ) / 180 bulan = 258.500.000 / 180 bulan = Rp 1.436.111 / bulan

Angsuran bulanan yang berjalan 570.000, plus KPR = Rp 2.006.111 per bulan, sepertinya masih masuk Bung kalau join income sebulan 5 juta. Semoga dimudahkan.
Prabowo Murti said…
Bung Eko, kita pakai asumsi saja ya Bung, karena Bung tidak menyebutkan masa cicilan dan DP rumahnya, kita hitung kasar DP 20% dan masa cicilan 10 tahun (120 bulan), plus margin 9% pa.

Perhitungan cicilan KPR per bulan :
Hutang bank = 450 juta - 90 juta = Rp 360 juta.
Pokok + margin = 360 juta + (360juta x 9% x 10) ) = 684 juta
Cicilan per bulan = Rp 684 juta / 120 bulan = Rp 5.700.000

Total cicilan yang sudah ada saat ini = Rp 2,5 jt + Rp 1,7 jt = Rp 4,2 juta
Join income = Rp 17 juta.
Total cicilan per bulan = Rp 5,7 + Rp 4,2 juta = Rp 9,9 juta per bulan (~58.24% dari income)

Saran saya :
- Gedein DP, minimal 40 persen,
- Tunggu hingga cicilan saat ini keduanya lunas, atau
- Maksimalkan masa cicilan menjadi 180 bulan (15 tahun)

Mohon maaf jika ada yang kurang. Semoga selalu mendapat kemudahan untuk Bung dan keluarga.
ryza said…
Salam kenal pak...
Begini pak..ibu dan ayah saya mencoba untuk membantu saya untuk KPR...tetapi beliau akan pensiun 3 dan 4 tahun lg..apakah memungkinkan untuk mengambil KPR dengan jangka waktu 15 tahun.... Terimakasih bapak
Titi said…
Selamat siang Pak,

Saya ingin membeli rumah seharga 600juta dengan DP 200 juta. Penghasilan saya dan suami total kurang lebih 10 juta. Apakah bisa tembus KPR tenor 15 tahun?
Prabowo Murti said…
Salam kenal juga. Setahu saya memang tidak bisa bila calon nasabah akan pensiun dengan masa waktu lebih cepat dari jangka waktu KPR.
Prabowo Murti said…
Saya rasa agak sulit. Asumsi saja 9% pa.

400juta x 9% x 15 tahun = Rp 540 juta. Ditambah pokok 400jt = Rp 940 juta.

Cicilan per bulan = Rp 940jt / 180 bln = Rp 5,222 jt. Nilai ini masih lewat > 50% penghasilan gabungan suami istri. Tapi dicoba saja Bu.
Indri said…
salam kenal pak, begini... saya rencana ingin mengambil kpr perumahan btn dgn harga jual 268.750.000. apakah saya bisa mengambil dgn dp 20% dan masa tenor 25 tahun, saya pns dgn gaji total 4,4 jta dan masih single?? terimakasih..
Hengky said…
Salam kenal pak....
Saya hengky ...saya mau tanya pak...saya saat ini lg proses pengajuan kpr di btn syariah...kondisi saya saat ini ada pinjaman di bank bni....
Kira-kira bisa d ACC ga pak???
Klo misalkan kpr di tolak apakah uang BOKING FEE & DP di balikin pak...??? Mohon infonya thanks..
mayasari said…
Pagi pak.. Sy mau beli rumah seharga 150.000.000 sy sdh dp 50.jt. Apakah bisa sy mengajukan. Pinjaman 100.000.000 tenor 8 thn.. Sdh menikah dan ank cm 1 sdh lulus sekolah.. dan suami bekerja dengan penghasilan kotor msing2 hampir 4 jt.. Trimakasih..
mayasari said…
Pagi pak.. Sy mau beli rumah seharga 150.000.000 sy sdh dp 50.jt. Apakah bisa sy mengajukan. Pinjaman 100.000.000 tenor 8 thn.. Sdh menikah dan ank cm 1 sdh lulus sekolah.. Sy dan suami bekerja dengan penghasilan kotor msing2 hampir 4 jt.. Trimakasih..
trisutrisno said…
salam kenl bang.....
Saya sedang mengajukan proses kpr BTN Syariah… Harga rumah 276 dengan dp 15% Jangka Waktu 15 taun.. Suami istri di gabung penghasilan per bulan 6,5 juta.. Kita Tidak Punya Cicilan Apa'' Apakah Bisa di proses
bety said…
Anak saya ingin kredit rumah dengan harga Rp. 580.000.000 dengan penghasilan per bulan Rp. 9,2 jt tp anak saya baru bekerja selama 9 bulan sedangkan syarat pengajuan kredit btn mempunyai masa kerja minimal 1 tahun, apakah bisa kredit kpr btn nya di proses dan disetujui
prima said…
Pak mau tnya...saya ingin membeli rumah 2nd seharga 120juta...penghasilan saya + suami sekitar 6jutaan sebulan.kira2 klo saya mengajukan KPR...ke BTN SYARIAH..brp ya DP & Angsuran yg harus saya Bayar selama 15th ini?...swun jawabannya...
Prabowo Murti said…
Kalau menurut syarat administrasi tidak bisa, tapi kalau sudah pegawai tetap sepertinya bisa dicoba, Bu.
Prabowo Murti said…
Membandingkan harga rumah, DP, jangka waktu, dan total penghasilan, sepertinya agak sulit Pak. Tapi silakan, tidak ada salahnya dicoba. Semoga berhasil.
Prabowo Murti said…
Bisa Pak, pinjaman 100 juta tenor 8 tahun, penghasilan gabungan 8 juta (masing-masing 4 juta).

Cicilan per bulan = (100000000 * 8/100 * 8 + 100000000) / 96 = Rp 1,7 jutaan.
achmad said…
Aslm. Pak.
Saya mau tanya. saya berencana ingin membeli rumah second dengan harga 450jt. DP nya berapa ya 10 atau 20% kah?
Kalau 20% berarti saya siapkan 90 jt. Wajib Pokok 360 jt. Jika Margin 9%.
Berarti :
(360jt x 9%)+360jt + 360jt = 752400000/(15x12)=4180000.
Penghasilan saya 5 jt. (payroll langsung ke Bank) tapi saya setiap sabtu minggu ada penghasilan tetap sebesar 3.5jt per bulan (dibayar via amplop tanpa bank).
Total pendapatan 8.5 juta.
Kira-kira bisa di ACC tidak yah pak? sama untuk biaya administrasi berapa besarnya yah pak perkiraan? trimakasih.
Oh iya saya masih single dan tidak ada cicilan apapun
Wassalam.
Prabowo Murti said…
Wa'alaykumsalaam. Kalau ada penghasilan tetap yang di luar pajak, saya rasa tidak bisa dimasukkan ke perhitungan penghasilan bulanan. Tapi tidak ada salahnya dicoba Bung.
fajar said…
Assalamu'alaikum Pak..
Saya mau nanya, saya berencana take over dari bank lain ke bank btn syariah, dr bank sebelumnya lama kpr masih 216 kali angsuran lagi dengan pokok masih sekitar 268jt, angsuran/bulan 3,3jt, pendapatan kotor/bulan 8jt. Jika di take over ke btn syariah jadi berapa ya pak angsuran per bulan nya ? Terima kasih.
Prabowo Murti said…
Wa'alaykumsalaam. Saya tidak pernah punya pengalaman dengan take over, Bung. Apalagi jika banknya selain BTN. Mungkin pembaca lain ada yang bisa memberi informasi?
alif said…
Assalamu'alaikum pak..
Saya berencana KPR rumah bekas wilayah gunung putri harga sekitar 250 jt..
Berapa besar dp nya dan apa dp saya serahkan ke pihak penjual atau langsung ke pihak bank ?
Dan berapa kisaran bunga per tahun di kpr BTN ini...
Terima kasih
Prabowo Murti said…
Wa'alaykumsalaam. Kalau DP normalnya berkisar 20-30 persen, berarti sekitar 50-75 juta, diserahkan ke pihak penjual (lalu minta bukti pembayaran terus copy kasih ke bank). Kalau margin tergantung tenor, kalau 5 tahun sekitar / setara 7% pa.
Nurul Fajrin said…
Assalamualaikum pak,
Saya berencana untuk mengambil kpr secara joint income suami istri ?
Itu untuk persyaratannya suami istri harus melengkapi slip gaji berdua apa suami saja ?
Terima kasih
Prabowo Murti said…
Wa'alaykumsalaam. Jika join income berarti slip suami dan istri harus turut disertakan.
Nikmatus Sa'diah said…
Assalamualaikum bapak Prabowo, saya mau tanya, saya sudah berkeluarga, suami karyawan tetap di salah satu perusahaan swasta gaji 3.3 jt sedangkan saya karyawan kontrak bank bumn gaji 3.7 jt , kami akan mengajukan kpr dengan harga jual rumah 265jt dp 70 jt selama 15 tahun, apakah bisa? Terimakasih pak
Prabowo Murti said…
Wa'alaykumsalaam. Sepertinya berat, Bu. Dengan penghasilan gabungan suami istri = Rp 7juta, asumsi margin p.a berapa, Bu?
Yanti said…
Asslm..pak prabowo..saya mau tanya,,saya ingin membeli rumah seharga 450jt,,dengan dp 30% dengan masa tenor 15 tahun.saya karyawan tetap dgn pengsilan perbulan 5jt...jika join income dengan suami saya maka menjadi 7.5 jt.saya dan suami belum memiliki anak dan jg tidak ada cicilan lain.
Namun suami wiraswasta..apakah saya bisa mengajukan kpr di btn syariah ?
Terima kasih
Nikmatus Sa'diah said…
0,13072 % pak, kalau berat berarti harus dp berapa pak biar bisa di acc? Terimakasih
Prabowo Murti said…
Wa'alaykumussalaam warohmatullah. Mari kita coba hitung dengan asumsi margin 9% p.a. ya Bu.
Pinjaman total = Rp 450juta - DP 30% (Rp 135jt) = Rp 315jt.

Total pinjaman + margin = Rp 315 jt + (Rp 315jt * 9% * 15 tahun) = Rp 315,000,000 + Rp 425,250,000 = Rp 740,250,000

Cicilan per bulan = Rp 740,250,000 / (15 * 12) = Rp 740,250,000 / 180 bulan = Rp 4,112,500.
Perbandingan cicilan dan penghasilan gabungan = 4,112,500 / 7.5jt = 54,83%. Menurut saya masih berat, Bu. Tapi layak dicoba. Semoga bisa mendapatkan rumah impian keluarga.
Prabowo Murti said…
Apakah Ibu yakin margin nya di angka tersebut? Kita pake asumsi 7 persen pa saja ya Bu, contoh perhitungannya bisa dimasukkan ke sini : http://apps.prabowomurti.com/kalkulator-kpr-syariah/
rafika said…
Mohon maaf pak mau tanya suami saya mau ngajuin kpr nah harga rumahnya 250 jt nah kira2 kalau dp nya itu 20 % trus gaji suami saya sekitar 4-5 jt kalau lembur bisa 6-7 jt trus udah karyawan tetap juga nah kira kira diacc ga ya? Trus saya juga baru dpt kerja n baru ttd kontrak habis lebaran n kira2 gajinya 1,5 tpi kan itu ga bisa dimasukin. Trus gimana pak mohon pencerahannya kira2 di acc atau tidak terimakasih
Prabowo Murti said…
Untuk perhitungan aslinya saya tidak bisa pastikan, tapi Ibu bisa gunakan kalkulator sederhana di sini http://apps.prabowomurti.com/kalkulator-kpr-syariah/ Tinggal dimasukkan angkanya kalau persentase cicilan masih di bawah 40% kemungkinan masih bisa diterima. Semoga berkah.
Dodo said…
Mohon maaf pak Mau Nanya...
Jika penggajian dari perusahaan masih tunai Apakah nantinya berpengaruh dengan Di ACC atau tidaknya pengajuan kpr ?
Terima kasih
Prabowo Murti said…
Kemungkinan iya. Kalau tidak ada slip gaji cukup sulit, Bung. Mungkin pembaca lain ada masukan?
Dodo said…
Slip gaji sih ada Pak...
Tapi penggajian aja tunai.../ Tidak transfer ke bank....
Prabowo Murti said…
Saya kurang tahu, Bung. Setahu saya slip gaji akan dicek silang dengan transfer, setelah sebelumnya kita ditanya biasa digaji tanggal berapa setiap bulan. Apakah pembaca lain ada masukan?
Muhammad Syariif said…
Assalamualaikum mas prabowo
kebetulan sy besok mau akad kredit rumah subsidi kpr BTN konvensional dengan nilai plafon disetujui 133jt, cicilan 900rb selama 240 bulan (flat), nah sy bermaksud pindah ke bank BTN syariah, lalu bagaimana prosesnya? apakah sy harus akad dgn bank BTN konvensional terlebih dahulu baru bisa pindah ke syariah? dan bagaimana perhitungan cicilannya jika berubah ke bank BTN syariah.terima kasih
Prabowo Murti said…
Wa'alaykumsalaam warohmatullah wabarokatuh. Mohon maaf Bung saya tidak punya pengalaman pindah akad. Apakah tidak sebaiknya mengurus langsung ke BTN Syariah saja? Saya rasa akan lebih mudah seperti itu. Mungkin pembaca lain ada masukan? Semoga urusan Bung dimudahkan. Aamiin.
Assalamualaikum mas prabowo
sy join income 8juta, mau kpr rumah 360jt dp 10%
cicilannya brapa yah? kira2 di acc gak?
oia klo btn syariah ada pinalty dan sita gak yah?
Prabowo Murti said…
Wa'alaykumsalaam. Untuk perkiraan perhitungannya, Ibu bisa gunakan kalkulator KPR Syariah yang saya buat di sini : http://apps.prabowomurti.com/kalkulator-kpr-syariah/. Setahu saya pinalty dan sita tetap ada, Bu.

Tulisan Terpopuler

Cara Menggadaikan Barang di Pegadaian

Sebetulnya cara menggadaikan barang di pegadaian boleh dibilang lebih mudah daripada yang selama ini kita duga. Berikut saya ceritakan pengalaman saya menggadaikan emas (barang yang paling umum digadaikan di pegadaian) di Pegadaian Negeri Slipi Petamburan, Jakarta.
Mengapa memilih Pegadaian? Pegadaian adalah salah satu BUMN yang pernah mau masuk ke bursa saham. Pegadaian memang memiliki aset yang banyak, sehingga dulu Dahlan Iskan berencana membuat PT Pegadaian IPO. Ada banyak sekali barang "sekolahan" yang nggak ditebus sama pemiliknya. Karena nilai pinjaman selalu lebih rendah (atau minimal sama dengan) nilai taksiran barang, otomatis pegadaian jarang merugi.

Menurut saya, setidaknya ada 2 alasan utama mengapa orang lebih senang ke Pegadaian. Pertama, bunga yang ditawarkan Pegadaian lebih rendah daripada rentenir. Pegadaian juga lebih terpercaya karena merupakan perusahaan plat merah. Kedua, prosesnya relatif cepat untuk sekadar mengejar likuiditas. Hampir apa saja bisa di…

Pengalaman Membuat Kartu Kredit

Kalau ada pertanyaan, apa sih yang membuat aplikasi kartu kredit kita diterima atau ditolak oleh bank? Jawaban sebenarnya adalah, tidak ada yang tahu pasti. Katanya harus bekerja minimal setahun, katanya lagi minimal penghasilan harus sekian juta sebulan, katanya lagi mesti ada saldo terendap sekian rupiah di tabungan. Semua serba katanya dan katanya. Bahkan pegawai bank sendiri tidak bisa memberi Anda alasan bila aplikasi kartu kredit Anda ternyata REJECTED.
Namun yang saya tahu, memang ada beberapa hal yang "memperkuat" kemungkinan aplikasi Anda diterima oleh Bank. Beberapa alasan tersebut adalah Bukan tipikal nasabah yang bermasalah Tahukah Anda bahwa sebetulnya data kita di Bank Indonesia memiliki rapor tersendiri. Katakan kita sudah terlanjur mencicil apartemen, dan tercatat beberapa kali menunggak atau telat bayar. Di mata Bank Indonesia, nilai kita sudah minus. Rapor tersebut dikenal dengan sebutan BI Checking, dan laporan ini bisa diakses oleh semua bank dan lembaga…

Mengapa Anda Sebaiknya Tidak Beli Asuransi

Asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi investasi, dan berbagai macam model asuransi lainnya, semakin berkembang sejak tahun 1998 di negeri ini. Mengapa? Karena sejak peristiwa kerusuhan Mei, orang mulai sedikit cemas. Bagaimana mengamankan aset yang sudah diraih, atau memastikan apa yang akan dicapai dalam waktu sekian tahun mendatang? Pendidikan anak saya siapa yang jamin? Kalau mobil saya kenapa-kenapa, duit siapa buat bayar bengkel? Kalau saya satu-satunya tulang punggung keluarga dan mati kena serangan jantung/stroke, siapa yang ngasih makan istri dan anak?



Semua pertanyaan-pertanyaan yang solusinya tidak pasti, seolah-olah bisa dijawab dengan asuransi. Bukannya saya nggak seneng sama asuransi, tapi kalau pertanyaannya adalah "Apakah kita membutuhkan asuransi?" mungkin jawaban sebenarnya adalah "belum tentu". Contoh saja, kalau umur Anda 25 tahun, masih segar bugar, tidak punya tanggungan siapa-siapa (hidup sendiri alias masih single), agak mengherankan ap…

Apa Itu Opportunity Cost?

Secara sederhana, opportunity cost atau biaya peluang adalah biaya yang timbul karena memilih sebuah kegiatan bisnis tertentu dibanding kegiatan bisnis yang lain. Katakanlah Anda memiliki modal bisnis tambahan sebesar Rp 100juta. Dengan uang Rp 100juta tersebut, Anda memilih untuk menambah jumlah mesin, daripada menyewa ruko baru untuk ekspansi regional.

Kegiatan bisnis A : menambah jumlah mesin, menghabiskan dana yang sama dengan kegiatan bisnis B (menyewa ruko baru). Padahal, bila dihitung dan dilakukan riset sedikit, Anda bisa mengetahui bahwa menambah jumlah mesin baru tidak menghasilkan keuntungan yang sebanding bila Anda memilih untuk menyewa ruko baru untuk penetrasi pasar. Keputusan Anda untuk memilih kegiatan bisnis A, berakibat adanya opportunity cost (biaya peluang) Anda tidak bisa menghasilkan keuntungan sebesar ketika Anda memilih kegiatan bisnis B.
Opportunity cost bisa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya saat Anda menunggu bis. Ada yang menghabiskan waktu de…