Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2014

Keluar Dari Jerat Hutang

Tercatat beberapa pengusaha kelas dunia (ataupun kelas nasional) juga pernah punya kredit yang besar, namun pada akhirnya bisa keluar dari jerat hutang. Hutang sebenarnya adalah hal yang biasa dalam bisnis. Menunda pembayaran guna memanfaatkan dana untuk keperluan pengembangan usaha.

Namun tak jarang orang-orang ini juga mengalami kesulitan membayar hutang. Sebabnya macam-macam mulai dari kena musibah, usaha merugi, hingga pasar yang berubah tiba-tiba. Namun ada pula orang yang terjebak hutang hanya karena termakan gengsi. Lihat tetangga beli kulkas, pengen juga ganti kulkas. Lihat teman ganti gadget baru, pengen juga beli yang lebih parlente dan mahal. Sifat ingin merasa dipuji inilah yang mesti kita buang jauh-jauh. Makin nggak bener kalau kita kebanyakan hutang kartu kredit.



Hutang kita tidak lebih besar dari Yang Maha Besar Kita perlu sadari, segala kesulitan hidup di dunia ini semua ada sebabnya, alias memang sudah digariskan sedemikian. Mungkin inilah balasan karena kita jarang …

Ingin Berhemat? Cobalah Berhenti Merokok

Jika berhenti merokok dengan alasan kesehatan sudah tak mempan lagi, apakah alasan finansial bisa menyadarkan orang? Tahukah Anda, bila uang membeli 3 bungkus rokok sehari diinvestasikan seluruhnya (berikut devidennya) di perusahaan Philip Morris selama 46 tahun, maka nilai sahamnya akan menjadi lebih dari US$ 2 juta!


Korporasi rokok tetap ada karena konsumennya sudah ketagihan. Mereka tidak membuat rokok demi memajukan pertanian tembakau, membuat foundation atau beasiswa sebanyak-banyaknya, atau agar ekonomi kita tetap berjalan. Mereka semua (para konglomerat yang hidup dari industri rokok), menjalankan bisnisnya hanya demi uang. Tahukah Anda dari daftar 50 orang terkaya di negeri ini, pentolannya hidup dari berjualan rokok?
Asuransi untuk penderita rokok, mungkinkah? Baiklah, jika memang benar bahwa merokok dapat menimbulkan segala macam masalah kesehatan seperti yang disebutkan di label peringatan pada bungkus rokok, apakah tidak ada cara untuk menanggulangi dampak dari penyakit ak…

Bisnis Parfum Impor Beromset Puluhan Juta

Kata Rasul, kita mesti bergaul dengan pedagang minyak wangi, dengan harapan kalaupun nggak beli ya minimal kecipratan wanginya. Berikut salah satu kisah inspiratif dari seorang teman saya, Anggi Pristawan alias Apriez, yang sukses dengan bisnis parfum impor original dengan harga yang dijamin lebih murah daripada di pusat perbelanjaan. Apriez juga sempat diwawancarai oleh Ciputra Entrepreneurship berkat kepiawaiannya menjalankan usaha ini.



Bisa diceritakan sedikit tentang profil agan? Misalnya, lahir dan besar di mana, plus latar belakang pendidikan, mungkin? Profil: Pristawan lahir dikota tercinta Yogyakarta Hadiningrat, dari kecil suka melihat orang dagang karena ortu kebetulan ada sampingan berdagang kecil-kecilan. Basic pendidikan jurusan IT (gak nyambung banget dengan toko yg saya rintis riztiaparfum.com hehe).. Tapi cita-cita pengen ambil S2 Bisnis (minta doanya hihi).
Sejak kapan Agan tertarik untuk menggeluti dunia bisnis? Apa barang / lapak yang agan rintis pertama kali? Perta…