Skip to main content

Peluang Usaha Menjelang Pemilu

Banyak sekali peluang usaha menjelang pemilu, kalau mau dipikirkan baik-baik. Entah itu pemilu legislatif atau pemilihan presiden yang akan berlangsung sesaat lagi. Bayangkan, uang yang dianggarkan untuk Pemilihan umum tahun 2014 mencapai Rp 17 triliun. Dana ini belum termasuk dana yang dikeluarkan oleh masing-masing partai. Kalikan saja sekian milyar dengan 12 partai.

komisi pemilihan umum


Pengeluaran dari Komisi Pemilihan Umum misalnya untuk pengadaan TPS termasuk perangkat dan petugasnya. KPU menghabiskan Rp 16 milyar lebih untuk membeli tinta pemilu dari tiga perusahaan : CV Tridaya Pratama, PT Intimas Wisesa, dan PT Tintamas Tirta Surya. Itu baru soal tinta pemilu, belum lagi surat suara, kotak tempat mengumpulkan kertas suara, dan lain-lain. Biarkan saja orang lain ribut soal capres atau anggota legislatif, yang penting lapak kita tetep rame.

Jasa konsultan dan pemenangan

Banyak cara dilakukan orang untuk memenangkan sang client. Salah satunya adalah dengan berkampanye ke sebanyak mungkin masyarakat. Biasanya, komisi baru diberikan caleg ketika hasil penghitungan suara sudah selesai, alias bayar belakangan. Ini termasuk menyewa buzzer buat kampanye di Twitter, Facebook, dan berbagai media sosial lain.

Dukun alias orang pintar

Menjelang pemilu, banyak sekali dukun dadakan yang mengaku dapat menolong caleg meraih kursi idaman di Senayan. Entah bagaimana prosesnya, yang membuat penulis heran, kalau memang sang dukun sungguh-sungguh manjur, kenapa tidak dia saja yang maju menjadi caleg? Mungkin kebanyakan dukun nggak ganteng, atau tak tahu cara memakai dasi.

Spanduk, kaos, poster, dan baliho

Yang berkaitan dengan percetakan memang ketiban rejeki dalam event 5 tahun sekali ini. Kebanyakan spanduk dan poster memang berkualitas rendah, atawa murah meriah. Ini memang disengaja supaya spanduk cepat rusak karena toh musim kampanye tak terlalu lama.

Edit video/foto, iklan, designer

Muka caleg yang bikin muak bisa disulap menjadi sumringah dan cerah bersahaja. Kalau senyum kurang mengembang atau wajah kurang cerah seperti bintang iklan Biore Mens, tenang saja ada Adobe Photoshop. Untuk urusan video di YouTube, bisa tiru-tiru lagu barat terus digubah dikit-dikit.

Kalender

Kalau lapak lain bikin produk yang mungkin akan usang dalam waktu singkat, lain halnya dengan kalender. Pedagang kalender edisi foto caleg minimal akan membuat produk yang dipakai beberapa bulan. Kalau bosan melihat wajah caleg (yang mungkin sudah gagal), bagian foto silakan dipotong saja.

Oya, ada satu lagi peluang usaha yang tak kalah menguntungkan yang muncul setelah pemilu selesai : pedagang obat anti depresi, rumah sakit jiwa, dan pesantren penampung caleg stress.

Comments

  1. Saat pemilu mapun pilkada, pemesanan spanduk, kaos, poster dan baliho memang sangat besar. Bahkan jumlahnya bisa sampai 3-5 kali lipat dari hari biasa.

    ReplyDelete

Post a Comment

Tulisan Terpopuler

Cara Menggadaikan Barang di Pegadaian

Sebetulnya cara menggadaikan barang di pegadaian boleh dibilang lebih mudah daripada yang selama ini kita duga. Berikut saya ceritakan pengalaman saya menggadaikan emas (barang yang paling umum digadaikan di pegadaian) di Pegadaian Negeri Slipi Petamburan, Jakarta.
Mengapa memilih Pegadaian? Pegadaian adalah salah satu BUMN yang pernah mau masuk ke bursa saham. Pegadaian memang memiliki aset yang banyak, sehingga dulu Dahlan Iskan berencana membuat PT Pegadaian IPO. Ada banyak sekali barang "sekolahan" yang nggak ditebus sama pemiliknya. Karena nilai pinjaman selalu lebih rendah (atau minimal sama dengan) nilai taksiran barang, otomatis pegadaian jarang merugi.

Menurut saya, setidaknya ada 2 alasan utama mengapa orang lebih senang ke Pegadaian. Pertama, bunga yang ditawarkan Pegadaian lebih rendah daripada rentenir. Pegadaian juga lebih terpercaya karena merupakan perusahaan plat merah. Kedua, prosesnya relatif cepat untuk sekadar mengejar likuiditas. Hampir apa saja bisa di…

Syarat KPR BTN Syariah (Seri 1)

Syarat KPR BTN Syariah mirip dengan pengajuan KPR di Bank Syariah lainnya. Prosesnya pun relatif panjang, mulai dari kelengkapan berkas, proses wawancara hingga survey lokasi rumah. Mari kita bahas satu per satu.
Tentang KPR BTN Platinum iB Produk KPR di BTN Syariah pembiayaannya ada berbagai macam. Salah satunya adalah KPR BTN Platinum iB. KPR BTN Platinum iB adalah produk pembiayaan dalam rangka pembelian rumah, ruko, rukan, rusun, atau apartemen bagi nasabah perorangan dengan akad murabahah atau jual beli. Banyak sekali bank yang tidak lagi menalangi pembiayaan, dalam artian rumahnya belum berdiri tapi bank sudah bayar dulu ke developer. Ingat bahwa Bank bukan lembaga sosial dan harus ada untung. Jangan sampai bermunculan developer yang modal dengkul saja, membangun rumah dari uang nasabah dan uang bank.


Keuntungan KPR BTN iB Seperti bank syariah lain, cicilan dari pengembalian pinjaman akan terus tetap nilainya hingga akhir jangka waktu pembiayaan. Kalau sebulan sudah dipatok 1 ju…

Apa Itu Opportunity Cost?

Secara sederhana, opportunity cost atau biaya peluang adalah biaya yang timbul karena memilih sebuah kegiatan bisnis tertentu dibanding kegiatan bisnis yang lain. Katakanlah Anda memiliki modal bisnis tambahan sebesar Rp 100juta. Dengan uang Rp 100juta tersebut, Anda memilih untuk menambah jumlah mesin, daripada menyewa ruko baru untuk ekspansi regional.

Kegiatan bisnis A : menambah jumlah mesin, menghabiskan dana yang sama dengan kegiatan bisnis B (menyewa ruko baru). Padahal, bila dihitung dan dilakukan riset sedikit, Anda bisa mengetahui bahwa menambah jumlah mesin baru tidak menghasilkan keuntungan yang sebanding bila Anda memilih untuk menyewa ruko baru untuk penetrasi pasar. Keputusan Anda untuk memilih kegiatan bisnis A, berakibat adanya opportunity cost (biaya peluang) Anda tidak bisa menghasilkan keuntungan sebesar ketika Anda memilih kegiatan bisnis B.
Opportunity cost bisa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya saat Anda menunggu bis. Ada yang menghabiskan waktu de…

Mengapa Anda Sebaiknya Tidak Beli Asuransi

Asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi investasi, dan berbagai macam model asuransi lainnya, semakin berkembang sejak tahun 1998 di negeri ini. Mengapa? Karena sejak peristiwa kerusuhan Mei, orang mulai sedikit cemas. Bagaimana mengamankan aset yang sudah diraih, atau memastikan apa yang akan dicapai dalam waktu sekian tahun mendatang? Pendidikan anak saya siapa yang jamin? Kalau mobil saya kenapa-kenapa, duit siapa buat bayar bengkel? Kalau saya satu-satunya tulang punggung keluarga dan mati kena serangan jantung/stroke, siapa yang ngasih makan istri dan anak?



Semua pertanyaan-pertanyaan yang solusinya tidak pasti, seolah-olah bisa dijawab dengan asuransi. Bukannya saya nggak seneng sama asuransi, tapi kalau pertanyaannya adalah "Apakah kita membutuhkan asuransi?" mungkin jawaban sebenarnya adalah "belum tentu". Contoh saja, kalau umur Anda 25 tahun, masih segar bugar, tidak punya tanggungan siapa-siapa (hidup sendiri alias masih single), agak mengherankan ap…