Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2014

Pengalaman Bisnis Warnet (Bagian 2)

Baca tulisan sebelumnya : Pengalaman Bisnis Warnet (Bagian 1). Persiapan awal seperti lokasi, modal, dan (yang terpenting) nyali sudah tersedia, maka selanjutnya tinggal menjalankannya saja.


Penyedia jasa internet apa yang cocok untuk warnet? Di kampung kami, tidak ada pilihan lain selain menggunakan Telkom Speedy. Untungnya, untuk pemakaian 3 bulan pertama, masih ada diskon dan modem diberi gratis. Kami memakai paket Office dengan kecepatan 1Mbps yang dibagi ke 6 PC saja. Jadi paket ini lebih dari cukup. Jika jumlah PC lebih dari itu, gunakan paket yang lebih mumpuni.
Billing software yang digunakan di Warnet Kami dulu menggunakan gBilling yang dibuat oleh Ardhan Madras (kunjungi websitenya di gbilling.sourceforge.net). Billing software ini bersifat free dan open source. Kami memberikan donasi, dan sebagai gantinya, nama kami ada di dalam daftar donatur. Sayangnya, sejak 2011 belum ada versi gBilling yang lebih baru. Billing software ini relatif mudah digunakan, dan yang terpenting a…

Pengalaman Sekolah Pasar Modal IDX (Bagian 3)

Tulisan ini merupakan lanjutan dari seri tulisan sebelumnya, Pengalaman Sekolah Pasar Modal IDX (Bagian 1) dan Bagian 2. Tentu saja seri tulisan ini hanya sekelumit dari pengalaman saya belajar, mohon koreksi pada kolom komentar supaya kita bisa saling berbagi ilmu.

Pada tulisan lalu kita sudah belajar beberapa hal dan karakteristik penting di dunia pasar modal. Kalau sekadar untuk menjadi investor pemula, penulis pikir sekolah pasar modal dari Bursa Efek Indonesia sudah lebih dari cukup dalam memberikan bekal. Dalam tulisan kali ini kita akan belajar sedikit tentang analisis fundamental, teknikal, dan terakhir terjun langsung dalam transaksi online alias mencoba menjual atau membeli saham tertentu di pasar reguler.

Analisis Fundamental Dalam membeli saham, terdapat 2 pendekatan utama untuk mengetahui apakah sebuah saham pantas untuk diperdagangkan. Analisa itu adalah analisa fundamental dan teknikal. Analisa fundamental adalah suatu analisa yang mempelajari hal-hal yang berhubungan d…

[Ads] Keep Callm, Nomor Telepon Penting dalam Genggaman

Boleh jadi kita terjebak dalam situasi yang gawat dan mendesak, seperti kecelakaan, kesedak jengkol, tindak kejahatan, atau hal-hal lainnya. Dalam keadaan genting seperti itu, mengingat nomor telepon darurat bagi beberapa orang menjadi perkara sulit. Mungkin karena sedari awal tidak terlalu banyak publikasi tentang nomor-nomor darurat.
Callm membantu Anda mendapatkan semua nomor telepon penting walau tanpa akses internet Tak seperti di negara lain yang pada umumnya menggunakan 911 sebagai satu-satunya nomor telepon darurat, Indonesia masih membedakan nomor telepon polisi, ambulance, pemadam kebakaran, SAR, bencana alam, dll. Bisa jadi inilah yang membuat masyarakat menjadi tidak familiar dengan nomor-nomor telepon penting terkait kondisi darurat.

Untuk hal itu, Callm hadir sebagai alternatif solusi untuk yang tak ada waktu mengingat semua nomor telepon penting. Callm adalah summary dari phone book atau buku kuning yang sudah ada sejak zaman dinosaurus masih pake BlackBerry. Dengan tam…

Pengalaman Bisnis Warnet (Bagian 1)

Berikut adalah pengalaman saya menjalankan bisnis warnet kecil-kecilan di depan rumah orang tua. Karena usaha warnet kini sudah banyak tergantikan dengan akses langganan internet yang masuk ke rumah-rumah, kemungkinan besar beberapa tips sudah tidak relevan lagi. Di kampung, bisnis warnet sebetulnya masih dibilang menjanjikan karena infrastruktur yang tak sebagus di kota besar.


Sebelum menjalankan bisnis warnet, sebaiknya kita memiliki keberanian untuk mencoba dan tak gentar akan kegagalan. Ini penting, karena sebenarnya bisnis warnet tak sesulit yang kita bayangkan. Sesuai apa yang Ibu saya bilang, "Kalau cuma bikin warnet, lulusan SMA pun bisa!" Saya pun sempat terinspirasi salah seorang di kampung yang dulu pernah buka usaha warnet, dan dinamakan Warnet Istiqomah. Koneksinya cuma pakai modem 56K dari TelkomNet Instan yang sejamnya 9000 perak. Istiqomah bener itu warnet pokoknya.

Nyali sudah kumpul, doa restu orang tua sudah, apa lagi yang dibutuhkan untuk memulai usaha wa…

Berbisnis Tanpa Modal? Jadilah Makelar!

Alkisah tersebutlah seorang pemuda yang miskin. Pemuda ini tak punya modal apa-apa selain antusiasmenya yang tinggi terhadap bisnis. Setiap hari, ia melambaikan tangan dan memberikan senyuman terbaik yang ia bisa pada seorang pengusaha tembakau Amerika. Hal itu ia lakukan selama 7 hari berturut-turut. Setiap pagi. Takjub dengan keteguhan sang pemuda, si pengusaha tembakau memanggilnya.

Pemuda itu ingin membuat penawaran, bahwa ia bisa mendatangkan tembakau dari Brazil dengan kualitas super baik. Jika sang pengusaha tertarik, jangan memberi uang muka, cukup perjanjian tertulis saja yang mengatakan kira-kira "Saya akan membeli tembakau dengan kualitas seperti begini dan begini, dengan harga sekian. Namun jika kualitas tidak seperti yang dijanjikan, maka perjanjian ini batal".



Setelah mendapat surat dari pengusaha, pemuda miskin ini menuju para petani tembakau di Brazil, dan karena mendapat surat perjanjian yang meyakinkan, para pedagang tembakau berani mengirimkan sampel ke Am…